7 Bahaya Makan Tengah Malam dan Dampak Buruknya terhadap Tubuh

Terdapat beberapa makanan yang aman jika di makan tengah malam, seperti pistachio misalnya.
Naiknya berat badan adalah salah satu bahaya makan tengah malam.

Demi menonton klub sepak bola favorit bertanding, atau banyak kerjaan menumpuk yang harus diselesaikan, tidak jarang beberapa orang rela begadang sampai tengah malam. Rasa lapar pun tidak bisa dihindari, sampai akhirnya, makan tengah malam pun terjadi.

Selama ini, mungkin Anda sering mendengar, makan tengah malam bisa membuat perut buncit. Akan tetapi, tidak hanya itu saja bahaya makan tengah malam yang bisa terjadi pada tubuh, apalagi jika sering dilakukan.

Apa saja bahaya makan tengah malam?

Makan di malam hari tentu saja bisa menghilangkan rasa lapar dan membuat Anda tidur nyenyak. Akan tetapi, ada banyak bahaya makan malam yang bisa menyerang tubuh Anda, tergantung dari makanan yang disantap.

1. Naiknya berat badan

Menurut studi yang dilakukan University of Pennsylvania, Amerika Serikat, salah satu bahaya makan tengah malam yakni menaikkan berat badan Anda. Tidak hanya itu, responden yang makan tengah malam, mengalami peningkatkan glukosa dan insulin dalam tubuh. Namun, energi mereka jadi berkurang.

Tingginya kadar glukosa dan insulin, bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes. Tingkat kolesterol dan trigliserida pun melonjak.

2. Mengubah nafsu makan

Tubuh Anda memiliki hormon bernama ghrelin, yang “memberi tahu” kapan Anda harus makan atau memicu rasa lapar. Begitu pula dengan leptin, hormon yang bertanggung jawab membuat Anda merasa kenyang.

Orang yang terbiasa makan saat siang hari, puncak produksi hormon ghrelinnya akan terjadi di siang hari. Begitu juga dengan produksi leptin, yang akan mencapai puncaknya di sore atau malam hari.

Hal ini membuat, Anda akan merasa lebih kenyang saat malam hari, dan rasa lapar akan muncul di siang atau sore hari.

Jika Anda terbiasa makan di malam hari, maka fungsi hormon ini akan berbalik dan tidak dapat bekerja secara maksimal.

3. Memicu terjadinya peradangan

Berdasarkan sebuah studi, ketika Anda makan tengah malam, risiko peradangan dalam tubuh meningkat. Sebab, setiap kenaikan 10% dari total kalori yang Anda konsumsi sejak jam 5 sore hingga tengah malam, menyebabkan kenaikan 3% protein C-Reactive, sebuah penanda utama dari peradangan dalam tubuh.

4. Menurunnya kemampuan mengingat

Dalam sebuah penelitian pada hewan uji, makan tengah malam ternyata bisa menurunkan kemampuan belajar dan mengingat. Seekor tikus dalam penelitian itu diberi makan tengah malam dan mengalami penurunan kemampuan mengingat serta belajarnya.

5. Sulit berkonsentrasi

Selain menurunkan kemampuan mengingat dan belajar, makan tengah malam ternyata juga bisa membuat seseorang sulit berkonsentrasi. Sebab, jam makan memiliki efek pada fisiologi dan perilaku otak. Selain itu, pola makan tak teratur juga bisa memengaruhi sistem sirkadian.

6. Mengakibatkan asam lambung naik

Jika tidak ada jeda antara makan tengah malam dan waktu tidur Anda, tubuh akan kesulitan dalam mencerna makanan ketika tubuh sedang berada dalam kondisi istirahat. Hal ini bisa saja membuat makanan yang belum dicerna, naik ke kerongkongan.

Jika hal ini terjadi, ada baiknya berikan jeda sekitar 2 jam antara makan malam dan waktu tidur, untuk menghindari asam lambung naik pada malam hari.

7. Dapat menyebabkan sindrom makan tengah malam

Hati-hati, jika Anda sering makan tengah malam, walau dalam keadaan perut tidak lapar. Sebab, bisa jadi itu merupakan night eating syndrome (NES) atau sindrom makan tengah malam. Kondisi ini membuat seseorang merasa ingin makan, bahkan di tengah malam saat perut sudah tak lapar lagi.

Tips menghindari makan tengah malam

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar nafsu makan tengah malam berkurang. Tips ini juga bisa Anda lakukan, jika Anda terpaksa makan tengah malam.

  • Jika Anda merasa lapar pada malam hari, hindari junk food dan konsumsi makanan sehat. Kalau bisa, berikan jeda sekitar 2 jam sejak Anda makan malam dan waktu tidur.
  • Kondisi stres bisa menimbulkan nafsu makan yang besar. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk merasa tenang sebelum tidur malam, agar makan tengah malam bisa dihindari.
  • Jika Anda makan malam terlalu dini, maka rasa lapar bisa membuat Anda makan tengah malam. Untuk menghindari hal ini, ada baiknya masukkan makanan seperti apel hingga kacang-kacangan ke dalam menu makan malam, agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Jika beberapa tips di atas masih belum bisa menghindari makan tengah malam, ada baiknya konsultasikan kebiasaan makan tengah malam Anda dengan dokter.

Catatan dari SehatQ

Bagi mereka yang sering berolahraga dan sudah mengonsumsi makanan secara teratur pada siang harinya, ngemil di malam hari sah-sah saja, asal tidak melebihi 150 kalori, seperti telur rebus, pistachio hingga anggur yang telah disimpan dalam kulkas.

Maka dari itu, rencanakan pola makan sehat, agar makan tengah malam bisa dihindari, dan tubuh sehat pun bisa dimiliki.

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/320492-the-effects-of-eating-late-at-night/

Diakses pada 21 Oktober 2019

 

University Health News. https://universityhealthnews.com/daily/nutrition/is-it-bad-to-eat-at-night-6-reasons-to-avoid-nighttime-meals-and-snacks/

Diakses pada 21 Oktober 2019

 

NDTV. https://www.ndtv.com/health/does-eating-late-at-night-cause-weight-gain-other-health-hazards-of-eating-late-at-night-1925980

Diakses pada 21 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed