7 Bahaya Alkohol yang Wajib Diwaspadai

(0)
24 May 2020|Azelia Trifiana
Bahaya alkohol yang perlu diperhatikan adalah dapat menyebabkan kecanduanEfek buruk alkohol adalah membuat seseorang menjadi kecanduan dan depresei
Tidak ada yang baik jika dikonsumsi berlebihan, terlebih ketika sudah bersinggungan dengan alkohol. Jika ada yang masih terbiasa mengonsumsi alkohol berlebihan dan sering, waspadai bahaya alkohol mulai dari ketagihan hingga depresi.Belum lagi ada berapa banyak risiko penyakit meningkat ketika seseorang terlalu banyak minum alkohol. Itulah mengapa selain konsumsi obat, dokter juga akan merekomendasikan meninggalkan kebiasaan buruk ini demi kesehatan.

Alkohol tidak selalu buruk

Pada dasarnya, alkohol tidak serta merta buruk. Substansi yang populer di penjuru dunia ini tak hanya ditemukan dalam minuman saja, tapi juga makanan lain seperti buah atau ubi. Namun bahaya alkohol mengintai mereka yang terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.Substansi psikoaktif dalam alkohol memiliki efek yang begitu kuat pada mood dan kondisi mental seseorang. Itulah mengapa orang sering menjadikan alkohol sebagai pelarian saat situasi hati tidak baik. Lebih jauh lagi, alkohol bisa membuat seseorang berperilaku dan mengambil keputusan yang tidak objektif. Seringkali, hal yang disesali kemudian.Jadi, alkohol bisa menjadi buruk bergantung pada bagaimana cara seseorang mengonsumsinya. Apabila dikonsumsi berlebihan baik untuk jangka waktu lama (kebiasaan) atau satu waktu dalam kuantitas begitu banyak, sama-sama menjadikannya berbahaya.

Bahaya alkohol terhadap kesehatan

Tentunya bahaya alkohol sangat signifikan terhadap kesehatan, termasuk kinerja organ tubuh. Beberapa di antaranya adalah:
  • Buruk untuk liver

Liver adalah organ tubuh manusia dengan ratusan fungsi esensial. Fungsi utamanya adalah menetralisir substansi beracun yang masuk ke tubuh. Artinya, sangat mungkin liver mengalami masalah jika terus menerus terpapar alkohol.Contohnya adalah perlemakan hati, yaitu menumpuknya lemak di dalam sel liver. Secara bertahap, 90% orang yang terbiasa minum lebih dari 15 ml alkohol setiap hari akan mengalami hal ini. Gejalanya bahkan tidak terdeteksi dan mustahil dicegah.Alkoholisme juga menyebabkan peradangan pada liver. Skenario terburuknya, sel liver akan mati dan digantikan dengan jaringan parut sehingga terjadi sirosis.  Liver yang mengalami sirosis akan kehilangan fungsinya dan mengacaukan metabolisme tubuh. Ketika ini terjadi, transplantasi liver bisa jadi satu-satunya jalan keluar.
  • Dampak pada otak

Bahaya alkohol yang dikonsumsi berlebihan juga menyerang otak. Dalam jangka pendek, ethanol dalam alkohol membuat komunikasi antara sel otak terhambat. Inilah yang terjadi ketika seseorang mulai mabuk.Selain itu dalam jangka panjang, bahaya alkohol berlebih juga bisa membuat seseorang kehilangan daya ingat atau amnesia. Memang dampak ini hanya sementara, namun jika seseorang sudah kecanduan alkohol, maka fungsi otak juga akan menurun.Ingat pula bahwa otak sangat sensitif terhadap kerusakan. Berlebihan mengonsumsi alkohol akan meningkatkan risiko demensia bahkan penyusutan otak ketika menginjak usia tua.
  • Depresi

Tak hanya fisik, bahaya alkohol berlebih juga berpengaruh pada kesehatan mental. Sayangnya, alkohol dan depresi kerap saling berkaitan bak lingkaran setan. Orang kerap melampiaskan stres dengan minum alkohol karena dampaknya yang melegakan pikiran selama beberapa saat.Namun dalam jangka panjang, bahaya alkohol berlebih akan membuat kesehatan mental memburuk. Ditambah lagi, siklus ini terus menerus akan berulang. Pada beberapa orang, bahaya alkohol juga menyebabkan depresi. Untuk mengatasinya, pertama-tama perlu diketahui apa pemicu seseorang melampiaskan stresnya pada alkohol.
  • Obesitas

Alkohol adalah nutrisi dengan kandungan kalori tertinggi kedua setelah lemak, dengan kandungan sekitar 7 kalori per gram. Sama seperti minuman manis dengan gula cair tambahan, minuman beralkohol juga rentan menyebabkan berat bdan bertambah.Pada jangka panjang, kecanduan minuman beralkohol bisa membuat seseorang mengalami obesitas. Jika ini sudah terjadi, maka komplikasi terhadap berbagai penyakit lainnya pun begitu rentan.
  • Mengancam kesehatan jantung

Jika ada kebiasaan buruk selain merokok yang juga mengancam kesehatan jantung, kecanduan minuman beralkohol adalah salah satunya. Jika dikonsumsi berlebihan, alkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan menambah stres.
  • Diabetes

Memang benar bahwa konsumsi alkohol dengan porsi secukupnya dapat menurunkan resistansi insulin hingga menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Namun sebaliknya, bahaya alkohol yang dikonsumsi berlebihan akan membuat risiko seseorang menderita diabetes tipe 2 meningkat.
  • Kanker

Bahaya alkohol jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker di mulut, tenggorokan, payudara, usus, dan juga liver. Utamanya, sel-sel yang ada di sekitar mulut dan tenggorokan. Bahkan konsumsi satu gelas alkohol per hari bisa meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan hingga 20%.Risiko mengalami masalah kesehatan meningkat seiring dengan berapa banyak seseorang mengonsumsi alkohol. Tak hanya beberapa masalah di atas, tetapi bahaya alkohol juga mengancam janin jika dikonsumsi ibu hamil. Risiko kematian atau kelahiran prematur pun mengintai apabila seseorang telah kecanduan substansi alkohol.Ketergantungan pada alkohol di seluruh dunia telah menyebabkan penyalahgunaan hingga pemicu risiko berbagai penyakit. Apabila alkohol sudah mengganggu kualitas hidup seseorang, itu adalah indikasi kuat terjadinya alkoholisme.

Catatan dari SehatQ

Bahaya alkohol bisa berbeda pada tiap orang. Pada orang yang mengonsumsi alkohol dengan porsi sewajarnya pun, risiko kanker tetap meningkat. Terlebih, jika alkohol dijadikan pelarian setiap kali ada stres. Ketika ini terjadi, cari cara kelola stres yang lebih positif demi menghindari kecanduan.
kecanduan alkoholhidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/alcohol-good-or-bad
Diakses 9 Mei 2020
NIAAA. https://www.niaaa.nih.gov/alcohols-effects-health/alcohols-effects-body
Diakses 9 Mei 2020
Alcohol. https://www.alcohol.org/effects/
Diakses 9 Mei 2020
CDC. https://www.cdc.gov/alcohol/fact-sheets/alcohol-use.htm
Diakses 9 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait