Kenali Ciri-ciri Pria Tidak Subur dan Penyebab Infertilitas Dibaliknya


Ciri-ciri pria tidak subur meliputi permasalahan pada fungsi seksual, adanya ketidaknormalan pada penis atau testis, ukuran testis yang kecil, hingga kuantitas sperma yang sedikit.

(0)
22 Apr 2019|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ciri ciri pria tidak subur memiliki ukuran testis yang kecilCiri-ciri pria tidak subur bukan hanya dilihat dari fisiknya saja namun juga dari fungsi sperma
Masalah infertilitas bukan hanya dialami wanita, namun juga bisa terjadi pada pria. Oleh karena itu, pemeriksaan kesuburan termasuk memperhatikan ciri-ciri pria tidak subur penting untuk dilakukan.Masalah yang biasa dihadapi pada infertilitas pria adalah kualitas dan kuantitas dari sperma. Hal ini penting, sebab kuantitas dan kualitas sperma akan memperbesar kemungkinan terjadinya pembuahan yang efektif.Lantas bagaimana ciri-ciri pria tidak subur dan apa penyebab infertilitas pada pria tersebut?

Ciri-ciri pria tidak subur

Berikut ini adalah beberapa tanda pria tidak subur yang umum menunjukkan adanya kemungkinan infertilitas pada pria menurut Urology Health, di antaranya:

1. Adanya permasalahan pada fungsi seksual

Misalnya, susah untuk mencapai fase ejakulasi saat berhubungan badan, kuantitas atau volume dari cairan sperma sedikit, rendahnya hasrat untuk berhubungan seksual, hingga sulit mempertahankan ereksi.

2. Adanya gejala-gejala tidak normal pada penis atau testis

Hal ini dapat berupa rasa nyeri, bengkak, atau munculnya benjolan di area sekitar testis. Gejala tidak normal pada testis juga dapat menjadi tanda adanya infeksi penyakit tertentu.

3. Infeksi pada organ-organ saluran pernapasan yang terus berulang

Ciri-ciri pria tidak subur lainnya adalah adanya infeksi pada organ saluran pernapasan yang disebabkan baik oleh bakteri maupun virus. Kondisi ini juga ditandai dengan berkurangnya kemampuan dalam mencium bau.

4. Ukuran testis yang terlalu kecil

Ukuran testis juga bisa menjadi ciri-ciri pria tidak subur. Testis merupakan organ yang memproduksi sperma. Inilah sebabnya, kesehatan testis sangat penting untuk memastikan kondisi kesuburan pria. Testis kecil dapat mengindikasikan potensi masalah yang harus dieksplorasi oleh pihak medis.

5. Kuantitas sperma yang sedikit

Hal ini sangat berpengaruh pada kesuburan seorang pria Pasalnya, mempunyai jumlah sperma yang lebih sedikit dibandingkan jumlah sperma normal akan menurunkan potensi dan kemungkinan sperma yang mampu meraih sel telur dan menghasilkan pembuahan.

Penyebab infertilitas pada pria 

Penyebab pria tidak subur dapat dipicu oleh beragam hal, termasuk gangguan hormonan, gangguan fisik serta fisiologis. Sejumlah gangguan yang terjadi pada sistem reproduksi pria yang menyebabkan infertilitas di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Gangguan hormonal

Kondisi ini ditandai dengan adanya ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan perubahan hormon terlalu tinggi atau terlalu rendah sehingga mempengaruhi tingkat kesuburan pria. Beberapa gangguan hormonal tersebut antara lain:
  • Hipotiroid. Kadar hormon tiroid yang rendah dapat menyebabkan penurunan kualitas air mani, fungsi testis dan menggangu libido
  • Hiperprolaktinemia. Kadar hormon prolaktin yang tinggi dapat mengurasi produksi sperma dan hasrat seksual hingga menyebabkan impotensi
  • Hipogonadotropik hipopituitarisme. Menyebabkan rendahnya produksi hormon FSH dan LH pada tubuh pria yang bisa menyebabkan turunnya kuantitas dan kualitas sperma dalam testis yang dapat memicu infertilitas.
  • Hiperplasia adrenal kongenital. Menyebabkan kurangnya produksi sperma, kurangnya perkembangan sperma dan kualitas geraknya
  • Panhipopituitarisme. Kegagalan kelenjar pituitari secara total yang dapat menimbulkan gejala seperti ukuran testis yang kecil, impotensi dan hasrat seksual yang menurun

2. Ganguan fisik

Beragam masalah fisik juga dapat menyebabkan infertilitas pada pria. Sejumlah gangguan fisik tersebut mencangkup:
  • Infeksi dan penyakit seperti radang testis, infeksi saluran kemih, gonore hingga sifilis yang dapat mengganggu produksi dan jalannya sperma untuk membuahi ovum
  • Varikokel. Masalah pelebaran pembuluh darah dalam skrotum yang menyebabkan kualitas dan jumlah sperma yang dihasilkan bisa terganggu
  • Penyumbatan saluran sperma
  • Torsio testis 
  • Ejakulasi retrograde. Kondisi yang menyebabkan air mani memasuki kandung kemih, bukannya keluar dari penis. Dapat disebabkan oleh komplikasi prostat, kandung kemih, efek samping obat hingga penyakit diabetes.

3. Gangguan fisik serta psikologis

  • Ejakulasi dini. Kondisi di mana pria tidak dapat mengendalikan respons ejakulasi setelah penetrasi dalam 30 detik. Kondisi ini menyebabkan masalah kesuburan ketika ejakulasi di lakukan sebelum penis benar-benar berada dalam vagina
  • Inkompetensi ejakulasi. Kondisi yang membuat seorang pria tidak mampu ejakulasi selama berhubungan seksual, namun dapat melakukannya saat masturbasi

4. Kelainan autoimun 

Ciri-ciri pria tidak subur lainnya bisa dikenali dengan kondisi imunnya. Kelainan autoimun jadi salah satu penyebab infertilitas karena dapat mengganggu kualitas gerak sperma dan fungsi normalnya untuk membuahi sel telur.

5. Efek penggunaan obat-obatan

Obat-obatan tertentu dapat mengubah fungsi, produksi, dan gerak sperma. Termasuk obat untuk radang sendi, depresi, gangguan pencernaan, infeksi, tekanan darah tinggi hingga obat kanker.

6. Obesitas

Ciri-ciri pria tidak subur lainnya dapat disebabkan karena berat badannya berlebih atau obesitas. Hubungan obesitas dengan ketidaksuburan seorang pria adalah terletak pada pola makan sehari-hari yang diisi dengan makanan berlemak tinggi. Akibatnya, akan mengganggu produksi hormon testosteron yang bisa menyebabkan produksi sperma menurun drastis. Kondisi ini semakin parah ketika makanan yang berlemak tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif yang membuat sel sperma dalam tubuh akan semakin rusak.

Cara mengatasi infertilitas pada pria

Jika Anda memiliki masalah kesuburan, Anda dapat berupaya untuk memiliki keturunan dengan memperbaiki kuantitas dan kualitas sperma agar dapat membuahi sel telur. Hal penting yang harus diperhatikan dalam cara mengatasi infertilitas pada pria adalah mengubah perilaku dan kebiasaan yang berdampak langsung pada kondisi kesehatan reproduksinya.Apabila volume/kuantitas sperma Anda kurang atau di bawah normal, Anda dapat mengurangi intensitas dan frekuensi dalam berhubungan seksual. Cara ini dapat memberikan waktu pada tubuh untuk membentuk sperma dengan kuantitas dan kualitas yang baik.Terapkan gaya hidup yang sehat dengan tidak merokok atau mengonsumsi alkohol. Konsumsi vitamin tambahan, seperti suplemen asam folat dan zinc, dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma hingga 74% pada pria yang mengalami infertilitas.Anda juga dapat menghasilkan keturunan dengan melakukan beberapa tindakan lain, seperti seperti inseminasi buatan hingga bayi tabung.Ingat, masalah kesuburan ini dapat terjadi pada siapa saja. Itulah sebabnya Anda harus mengetahui dan menyadari betapa pentingnya kualitas dan kuantitas sperma. Dengan begitu Anda dapat menghindari hal-hal yang berisiko mengakibatkan masalah infertilitas.Anda dapat bertanya langsung pada dokter terkait ciri-ciri pria tidak subur dan penyebab infertilitas pada pria dengan chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
masalah infertilitas
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/signs-of-infertilityMayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/male-infertility/symptoms-causes/syc-20374773Diakses pada Oktober 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait