Rekomendasi Menu untuk Lansia yang Sehat dan Sesuai Kebutuhan Gizinya

(0)
13 May 2019|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Makanan berserat dapat membantu masalah pencernaan dan mencegah penyakit pada lansiaLansia rentan terhadap masalah kesehatan sehingga membutuhkan makanan sehat dan bergizi
Seiring bertambahnya usia, para lansia membutuhkan makanan bergizi yang seimbang. Makanan sehat bagi lansia dapat membantu mencegah risiko dari beragam penyakit kronis dan meningkatkan energi untuk beraktivitas secara rutin.Definisi makanan sehat akan berubah sesuai dengan usia. Pada lansia, metabolisme di tubuh akan melambat sehingga kalori yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit. Tubuh lansia juga memerlukan lebih banyak nutrisi tertentu dibandingkan dengan orang berusia muda. Sehingga, penting bagi para lansia untuk menyesuaikan pola makannya.

Tips memilih makanan yang sehat untuk lansia

Menu makanan untuk lansia
Lansia perlu lebih memerhatikan asupan gizi dan nutrisinya
Semakin tua usia seseorang, kebutuhan gizinya pun akan turut berubah. Karena itu, perlu dilakukan penyesuaian pola makan agar lansia terhindar dari berbagai masalah gizi yang mengintai. Berikut rekomendasi makanan sehat untuk lansia agar gizi dapat seimbang.

1. Pilih makanan rendah gula

Perubahan diet sehat bagi lansia sudah seharusnya disesuaikan dengan kondisi medis mereka. Jika lansia didiagnosis diabetes, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi, mereka sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dengan rendah kalori, rendah lemak, dan rendah gula. Dokter juga menyarankan untuk makan makanan sehat yang rendah garam.

2. Perhatikan kandungan vitaminnya

Berbagai vitamin seperti vitamin K, vitamin C, vitamin D, vitamin A, dan vitamin B12 sangat penting untuk tubuh lansia. Sebab, vitamin dapat membantu berbagai proses penting di tubuh. Seperti vitamin B12, misalnya yang berguna untuk menjaga kesehatan saraf dan vitamin D yang membantu mencegah terjadinya osteoporosis. 

3. Masukkan makanan berserat

Bagi lansia, masalah pencernaan, seperti konstipasi, dapat mengganggu aktivitas. Untuk menghindari konstipasi, perbanyak makanan berserat dalam pola makan setiap hari. Makanan berserat juga dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung

4. Mudah disiapkan oleh lansia

Bagi para lansia yang terkadang sudah tidak bisa terlalu lama berdiri untuk menyiapkan makanan atau memasak, tak ada salahnya memilih jenis makanan sehat yang bergizi dan mudah disiapkan. Beberapa contohnya meliputi sayuran kalengan yang rendah garam, buah kalengan rendah gula, ayam panggang yang sudah dimasak sebelumnya, sup kalengan rendah garam, salad instan, oatmeal instan, dan sebagainya. Patut diingat agar selalu memeriksa label pada kemasan makanan. Pertimbangkan untuk memilih produk makanan yang hanya memberikan sedikit kadar gula, garam, dan lemak tambahan. Selain itu, pilih jenis makanan yang diperkaya banyak serat, vitamin, dan mineral.

5. Pertimbangkan suplemen

Karena ada beberapa pantangan dalam memilih menu makanan sehat bagi lansia, lumrah jika lansia bisa kekurangan sejumlah nutrisi penting. Konsultasikan dengan dokter apakah lansia perlu mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral. 

6. Penuhi kebutuhan cairan

Orang yang sudah lanjut usia biasanya kurang memperhatikan jumlah asupan cairan tubuh setiap hari. Anggota keluarga atau perawat dapat mengingatkan mereka untuk minum minimal 8 gelas air setiap hari. Pastikan orang tua minum air yang cukup secara teratur agar melancarkan fungsi organ tubuh, melancarkan saluran pembuangan, dan mempertahankan kelembapan kulit. Agar tidak jenuh, air bisa diganti dengan variasi teh, sup, jus, kuah, buah-buahan, dan sayuran yang tinggi kadar airnya.

Contoh makanan yang baik untuk dimasukkan dalam menu untuk lansia

Memilih menu untuk lansia, perlu dilakukan dengan seksama, sebab cara kerja tubuh dalam menyerap nutrisi, sudah sedikit berbeda dibanding saat muda. Setelah memerhatikan tips yang dapat diikuti di atas, berikut ini contoh makanan yang bisa dimasukkan dalam menu makanan lansia agar kebutuhan gizinya bisa terpenuhi dengan baik setiap hari.
Ikan salmon pilihan menu untuk lansia
Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3

1. Ikan

Ikan merupakan menu untuk lansia yang bisa diolah berbagai rupa, sesuai kesukaan. Dagingnya yang kaya akan asam lemak omega-3, membuat ikan dapat mencegah terjadinya inflamasi atau peradangan jaringan di tubuh lansia yang bisa memicu kanker, penyakit jantung, hingga radang sendi.Jenis ikan yang paling kaya akan nutrisi tersebut antara lain adalah tuna, makarel, dan salmon. Namun, jenis ikan lain juga masih bisa memberikan manfaat lain yang baik untuk tubuh, sebab ikan juga bisa menjadi sumber nutrisi lain, seperti protein.

2. Telur

Selain sebagai salah sumber protein yang paling baik di dunia, telur juga mengandung vitamin D alami yang baik untuk tulang. Hal ini membuat telur menjadi salah satu menu yang paling baik untuk disantap lansia.Vitamin D sendiri merupakan vitamin yang penting untuk lansia, sebab bisa membantu menguatkan tulang sehingga dapat menurunkan risiko osteoporosis. Kekurangan vitamin ini juga bisa meningkatkan risiko lansia terjatuh, sehingga vitamin ini penting untuk dipenuhi setiap hari.
Sup ayam menu yang cocok untuk lansia
Sup ayam cocok dimasukkan sebagai menu untuk lansia

3. Ayam

Menu untuk lansia selanjutnya adalah ayam. Sebab, sumber protein ini juga ternyata bisa menjadi sumber vitamin B12 yang baik bagi tubuh. Vitamin ini penting untuk mendukung dan terus menjaga kerja saraf serta memperbaiki produksi sel darah merah.

4. Sayur-sayuran

Sayur merupakan salah satu sumber serat alami yang paling baik untuk kesehatan lansia. Serat merupakan komponen nutrisi yang sangat penting untuk lansia, sebab seiring bertambahnya usia, kecepatan kerja sistem pencernaan akan menurun, membuat lansia rentan terkena berbagai masalah pencernaan.Serat bisa membantu menurunkan risiko lansia terkena masalah pencernaan, seperti konstipasi. Selain itu, nutrisi ini juga dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung.
Buah cocok disiapkan sebagai menu untuk lansia
Buah mengandung berbagai vitamin sehingga baik untuk lansia

5. Buah-buahan

Buah-buahan juga bisa menjadi penyumbang serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Sementara itu buah-buah yang rasanya asam, seperti jeruk, mengandung vitamin C yang dapat berperan sebagai antioksidan yang dapat bantu cegah terjadinya kanker hingga penyakit jantung.Vitamin C juga dapat memicu produksi kolagen, yang membuat sendi hingga kulit tetap sehat.Lalu buah seperti pisang, kaya akan kandungan potasium atau kalium. Mineral ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan risiko terjadinya batu ginjal.

6. Susu dan produk olahannya

Susu dan produk olahannya seperti keju dan yogurt, bisa dimasukkan ke dalam menu untuk lansia sebagai sumber kalsium. Kalsium merupakan mineral yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang. Mineral ini juga berperan untuk membantu menurunkan tekanan darah.

7. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, selama diolah dengan cara yang sehat juga dapat dimasukkan ke dalam menu untuk lansia. Sebab, makanan ini mengandung berbagai komponen yang baik bagi kesehatan, seperti magnesium, asam lemak omega-3, dan serat.

Pola makan yang baik untuk lansia

Pola makan yang baik dijalani oleh lansia adalah makan dengan porsi kecil, namun sering. Lansia dianjurkan untuk makan besar sebanyak 3 kali sehari disertai dengan selingan sebanyak 2 kali sehari. Selain itu, agar mudah untuk dikonsumsi, sayuran yang diberikan disarankan untuk dipotong kecil-kecil, dan dimasak hingga empuk. Untuk konsumsi daging, daging yang dicincang akan lebih mudah dikonsumsi.Tidak hanya itu, nafsu makan lansia juga akan meningkat apabila ditemani oleh orang-orang terdekat pada waktu makan. Karena sensitivitas lansia terhadap rasa dapat berkurang, penggunaan bumbu-bumbu, seperti bawang merah dan putih, jahe, kunyit, lada dan lain-lain, dapat membantu meningkatkan cita rasa makanan agar lebih lezat, namun tetap sehat.Dengan mengonsumsi makanan sehat serta ditambah olahraga secara teratur, lansia dapat senantiasa menjaga kebugarannya. Jangan lupa juga untuk rutin berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter agar segala gangguan kesehatan yang mungkin terjadi dapat dideteksi sejak dini.
makanan sehatlansia
Healthline. https://www.healthline.com/health/healthy-eating-for-seniors
Diakses pada Oktober 2018
Kementrian Kesehatan RI. http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2013/09/Brosur-Makanan-Sehat-untuk-Lanjut-Usia.pdf
Diakses pada 5 Maret 2019
WebMD. https://www.webmd.com/healthy-aging/features/missing-nutrients#1
Diakses pada 5 Maret 2019
National Council for Aging Care. https://www.aging.com/elderly-nutrition-101-10-foods-to-keep-you-healthy/
Diakses pada 23 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait