6 Manfaat Mandi Setelah Olahraga, Lebih Baik dengan Air Dingin atau Hangat?

Mandi setelah olahraga, harus dilakukan setidaknya saat kulit sudah kering dari keringat.
Otot rileks akan bisa Anda dapatkan, jika Anda mandi setelah olahraga.

Setelah berolahraga, otomatis badan berkeringat dan kulit "dihinggapi" kotoran. Pastinya, mandi setelah berolahraga adalah kegiatan yang sangat menggoda. Bayangkan saja segarnya mandi di bawah kucuran air dingin atau air hangat, ditambah dengan sabun yang bisa membersihkan kulit Anda. Mari kenali manfaat mandi setelah olahraga, yang penting untuk otot Anda.

Mandi setelah olahraga, dengan air dingin atau hangat?

Mandi dengan air dingin atau hangat setelah olahraga, ternyata memiliki manfaatnya masing-masing. Mari mulai dengan mengetahui manfaat mandi setelah olahraga, dengan air dingin terlebih dahulu.

Mungkin Anda pernah melihat pesepakbola yang berendam dengan air berisikan es batu, sebagai cara untuk membuat tubuhnya rileks, setelah berjibaku dengan pemain lawan di lapangan rumput.

Jika tidak memungkinkan, Anda tidak perlu mandi dengan air dingin yang berisikan es batu layaknya pesepakbola. Cukup turunkan saja temperatur air yang biasanya Anda gunakan di rumah.

Apa saja manfaat mandi setelah olahraga, dengan air dingin itu?

  • Mempercepat proses penyembuhan otot

Setelah berolahraga, tentu saja otot Anda dipaksa untuk kerja ekstra. Mandi setelah berolahraga dengan air dingin, ternyata bisa mempercepat proses penyembuhan otot, serta mengurangi peradangan otot, setelah olahraga.

Perlu diketahui, mengurangi peradangan otot dengan mandi air dingin, bisa meminimalisir kemungkinan nyeri otot, pada keesokan harinya.

  • Membuat otot rileks

Tidak hanya mempercepat proses penyembuhan otot, mandi setelah olahraga, dengan air dingin, juga bisa membuat otot Anda rileks. Apalagi, jenis olahraga yang Anda lakukan sangatlah menguras tenaga, seperti angkat beban misalnya.

Dengan mandi air dingin ini, otot-otot Anda bisa “diperbaiki” dan tidak merasa sakit, keesokan harinya.

  • Berpotensi menurunkan berat badan

Bagi Anda yang berolahraga, untuk menurunkan berat badan, mandi dengan air dingin, banyak manfaatnya
Perlu diketahui, beberapa sel lemak, seperti lemak cokelat, dapat memproduksi panas dengan membakar lemak. Lemak cokelat adalah jenis lemak tubuh yang diaktifkan ketika Anda mendapatkan dingin. Hal ini terjadi saat tubuh Anda terekspos dengan kondisi dingin, seperti mandi dengan air dingin.

  • Meningkatkan sirkulasi darah

Meningkatkan sirkulasi darah menjadi manfaat mandi dengan air dingin selanjutnya. Ketika air dingin menyentuh anggota tubuh Anda, darah akan bersikulasi lebih cepat, untuk mempertahankan suhu tubuh yang ideal.

Bagi Anda yang memiliki penyakit jantung atau peradangan, mandi air dingin sangatlah baik, untuk memperlancar sistem peredaran, meredakan peradangan, dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Perlu diingat, mandi dengan air dingin tidaklah disarankan, jika temperatur tubuh Anda sedang rendah. Malahan, dengan mandi air dingin, temperatur tubuh Anda akan semakin rendah, dan akan membutuhkan waktu lebih lama, untuk kembali ke suhu tubuh normal.

Selain itu, jika Anda sedang sakit, mandi dengan air dingin, setelah olahraga, sangat tidak disarankan. Temperatur dingin yang menyentuh tubuh Anda, akan sulit diterima oleh sistem kekebalan tubuh.

Mandi dengan air hangat

Jika tadi sudah mengetahui beberapa manfaat mandi setelah olahraga, dengan air dingin, kini coba Anda pahami, dampak mandi setelah olahraga, dengan air hangat:

  • Membuat tubuh rileks

Setelah olahraga, Anda pasti ingin beristirahat dengan santai, rileks, dan tidur dengan nyaman. Mandi dengan air hangat, bisa membantu Anda mencapai itu semua. Ini adalah cara paling umum untuk membuat otot-otot rileks, sebelum akhirnya Anda bisa tidur dengan nyenyak.

Hal ini dimungkinkan, karena air hangat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membuat tubuh Anda letih.

  • Membersihkan kulit

Setelah berolahraga di luar rumah, kulit akan terpapar oleh debu dan kotoran lainnya. Mandi dengan air hangat, bisa membuka pori-pori kulit Anda, dan melepaskan kotoran yang “terkurung” dalam kulit Anda, sehingga kulit akan kembali bersih.

“Menyelimuti” tubuh dengan air hangat saat mandi, bisa mengurangi ketegangan tubuh dan meredakan kelalahan otot. Namun, mandi air hangat juga berpotensi membawa dampak buruk, pada tubuh Anda, seperti membuat kulit kering, mengundang gatal-gatal, hingga meningkatkan tekanan darah.

Kesimpulannya adalah, air hangat maupun dingin, memiliki plus dan minusnya masing-masing. Seorang dokter bernama dr. Sebastian Kneipp, menciptakan teknik, agar Anda bisa mendapatkan manfaat keduanya.

Ketika Anda mandi, gunakan air dingin terlebih dahulu, dan berdiri di bawah kucuran airnya selama satu menit. Setelah itu, Anda ganti airnya menjadi air yang tidak dingin atau hangat untuk satu menit selanjutnya. Lakukan hal ini sebanyak 3-5 kali.

Menurut dr. Sebastian Kneipp, manfaat kesehatan dari air dingin akan membuat semua aliran darah untuk melaju ke area tengah tubuh. Kemudian, ketika air hangat "menghantam" tubuh Anda, hal ini akan membuka pembuluh darah, dan seluruh darah yang berada di tengah itu, akan menyebar lagi. Menurut dr. Sebastian Kneipp, hal ini sangat bagus untuk detoksifikasi.

Catatan dari SehatQ

Sebelum Anda membiasakan diri, untuk mandi setelah olahraga, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jadi, Anda bisa mengetahui rekomendasi durasi untuk menunggu setelah olahraga, sebelum diperbolehkan mandi.

Selain menunggu kulit untuk kering dari keringat, Anda juga disarankan menunggu 30 menit dan melakukan pose yoga, untuk “pendinginan” tubuh. Setelah itu, baru lah Anda diperbolehkan untuk mandi.

Healthy Women. https://www.healthywomen.org/content/article/what-do-after-workout

Diakses pada 29 November 2019

 

Healthline. https://www.healthline.com/health/cold-shower-vs-hot-shower#2

Diakses pada 29 November 2019

 

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/410745-sweating-for-hours-after-a-workout/

Diakses pada 29 November 2019

Artikel Terkait