Mioma dengan gejala yang sedang maupun berat, membutuhkan operasi.
Operasi menjadi pilihan utama untuk mengatasi mioma dengan gejala sedang dan berat.

Jika mioma uteri tidak menunjukkan gejala yang berarti, maka Anda tidak memerlukan perawatan. Akan tetapi, bila merasa gejala dari mioma uteri yang Anda miliki sangatlah mengganggu sebaiknya segera lakukan perawatan.

Sebab, mioma uteri dapat menyebabkan pendarahan berat, dan nyeri perut hebat.

Perawatan Mioma Uteri

Perawatan mioma uteri dapat dilakukan dengan berbagai cara. Hal tersebut tergantung pada seberapa buruk gejala yang Anda rasakan. Tak hanya itu, letak mioma uteri dan rencana persalinan di masa depan, juga dapat memengaruhi keputusan dalam melakukan perawatan.

Obat-obatan digunakan untuk membantu mengobati gejala mioma uteri yang ringan. Sementara itu, operasi dilakukan untuk mengobati gejala mioma uteri yang sedang atau berat.

Bila Anda memiliki gejala yang sedang atau berat, maka operasi dapat menjadi pilihan utama dalam mengatasi mioma uteri.

Operasi untuk Menghilangkan Mioma Uteri

Ada enam jenis operasi untuk mengatasi mioma uteri, yaitu ablasi endometrium, miolisis, embolisasi arteri uterus, miomektomi, histerektomi, serta bedah ultrasound.

1. Ablasi Endometrium

Operasi ablasi endometrium dilakukan jika mioma uteri berukuran kecil, tapi gejala yang dirasa sangatlah berat. Prosedur ablasi endometrium tidak dilakukan melalui perut, melainkan vagina.

Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan atau menghancurkan lapisan rahim, jika mioma uteri berada di dekat permukaan bagian dalam rahim.

Ablasi endometrium dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk dengan laser, arus listrik, panas, dan pembekuan. Setelah operasi ini dilakukan, perdarahan pun menjadi lebih ringan, bahkan tidak ada sama sekali.

Ablasi endometrium dapat menjadi alternatif yang efektif, untuk berapa wanita. Selain itu, pemulihan setelah operasi ini biasanya terbilang cepat.

2. Miolisis

Mioma uteri yang kecil dapat diatasi dengan operasi ini. Dokter akan memotong suplai darah ke mioma uteri, hingga mioma uteri menyusut dan mati, melalui energi frekuensi radio, pemanasan atau pembekuan.

Terdapat kemungkinan bahwa miolisis dapat menyebabkan infeksi di rahim atau jaringan parut, yang dapat memengaruhi kesuburan Anda. Oleh sebab itu, jika merencanakan kehamilan di kemudian hari, sebaiknya diskusikan hal tersebut dengan dokter.

3. Embolisasi Arteri Uterus

Jika mioma uteri menimbulkan gejala pendarahan atau nyeri yang hebat, maka dokter mungkin akan merekomendasikan operasi ini. Embolisasi arteri uterus bertujuan untuk mengecilkan mioma uteri, dan menghilangkan gejalanya hingga 90%.

Dokter tidak akan melakukan pemotongan seperti halnya pada miolisis, melainkan memasukkan tabung tipis ke dalam arteri rahim Anda. Lalu, dokter pun akan menyuntikkan zat yang dapat memotong suplai darah ke mioma uteri.

Setelah menjalani operasi ini, banyak wanita yang mengalami kram. Selain itu, terkadang mioma uteri pun masih dapat tumbuh kembali.

4. Miomektomi

Operasi miomektomi dilakukan untuk menghilangkan mioma uteri, dengan meninggalkan jaringan rahim yang sehat. Dokter akan merekomendasikan operasi ini, jika Anda merencanakan kehamilan di kemudian hari.

Miomektomi dilakukan berdasarkan ukuran, jumlah, serta letak mioma uteri. Ada 3 pilihan

dalam melakukan miomektomi, yaitu sebagai berikut:

  • Abdominal: Jika mioma uteri Anda sangat besar, jumlahnya banyak atau letaknya jauh di dalam, maka operasi ini diperlukan. Dokter akan menyayat perut bagian bawah Anda, untuk menghilangkan mioma uteri.
  • Histeroskopi: Prosedur ini dilakukan untuk menghilangkan mioma uteri yang terletak di dalam rahim. Dokter akan menggunakan alat histeroskopi untuk melihat mioma uteri tersebut.
  • Laparoskopi: Pada prosedur ini, dokter akan membuat sayatan kecil, lalu memasukkan alat untuk menghilangkan mioma uteri Anda.

5. Histerektomi

Operasi ini dilakukan dengan mengangkat sebagian atau seluruh rahim, untuk mioma uteri yang sangat besar, atau pendarahan hebat. Histerektomi total dapat mencegah mioma uteri kembali. Operasi ini akan menurunkan kemampuan Anda untuk hamil.

6. Bedah Ultrasound dengan Pemindaian MRI

Pemindaian MRI dilakukan untuk menemukan mioma uteri. Selanjutnya, gelombang ultrasonografi berenergi tinggi pun dikirimkan untuk mengecilkan mioma uteri tersebut. Prosedur ini memang bertujuan untuk mengecilkan ukuran mioma uteri.

WebMD. https://www.webmd.com/women/uterine-fibroids/surgery-for-uterine-fibroids
Diakses pada 27 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/151405.php
Diakses pada 27 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed