Melakukan hubungan seksual dengan perlahan tapi pasti dapat dijadikan salah satu tips seks untuk usia lanjut
Turunnya gairah seks karena penuaan bisa dianggap sebagai mitos belaka

Turunnya gairah seksual karena penuaan bisa dianggap sebagai mitos belaka. Faktanya, hubungan seks bisa menjadi aktivitas yang seru dan menyenangkan seiring bertambahnya usia. Tidak ada lagi stres yang rentan pada usia muda dan Anda bisa fokus pada apa yang menyenangkan bagi diri sendiri dan pasangan.

Memang bertambahnya usia menghadirkan tantangan seksual yang berbeda (misalnya, disfungsi ereksi atau libido rendah), namun lima tips seks ini bisa dicoba untuk sesi bercinta yang semakin nikmat.

1. Perlahan tapi Pasti

Anda dan pasangan kini mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk terangsang, namun menurut Bob G Knight, PhD, profesor psikologi dan gerontologi di University of South California Los Angeles, menjaga diri agar tetap rileks dan fleksibel akan sangat membantu proses stimulasi seksual.

Sisihkan waktu untuk sesi intim dan persiapkan diri untuk pendekatan seks yang lebih berbeda, karena mungkin efek rangsangan Anda tidak seperti dulu lagi. Coba bereksperimen di ranjang seperti melakukan foreplay atau pemanasan seksual.

2. Jaga Komunikasi yang Baik dengan Pasangan

Dengan perubahan fisik dan perasaan yang terjadi seiring dengan bertambahnya usia, komunikasi mengenai pikiran, kecemasan, serta gairah yang berhubungan dengan kehidupan seksual Anda dan pasangan menjadi sangat penting untuk terus dijaga. Anda disarankan untuk mengobrol sebelum, saat, dan sesudah sesi bercinta untuk menikmati pengalaman seksual yang lebih baik.

Untuk topik yang sulit seperti konsumsi obat-obatan, disfungsi ereksi, atau mengatasi libido rendah, cari waktu yang tepat dan santai, bukan pada saat seks sedang akan berlangsung. Utamakan kejujuran dan bicarakan harapan Anda, sesulit apapun itu, karena ini merupakan pendekatan tepat untuk tips seks yang efektif di usia lanjut.

3. Eksperimen Posisi dan Alat Bantu

Solusi seru sebagai tips seks untuk para lansia bisa berupa penggunaan alat bantu seperti sex toy (vibrator). Produk-produk demikian bisa membantu dengan stimulasi gairah seksual yang praktis, termasuk juga pelumas seksual.

Jika Anda sulit memberi ide alat bantu pada pasangan, ingat kalau produk-produk ini bertujuan untuk mempermudah hidup karena dirancang untuk membantu kondisi seksual tertentu seperti lamban terangsang atau artritis. Tips seks sederhana yang bisa dicoba adalah mengganti posisi di ranjang, misalnya mengganjal bantal supaya badan lebih nyaman.

4. Onani

Tidak punya pasangan? Masturbasi atau onani sudah terbukti bisa meningkatkan kesehatan emosional dan fisik. Knight menganjurkan agar setiap orang mengambil waktu untuk mempelajari apa yang efektif secara seksual dan terus kreatif dalam sesi masturbasi. Informasi ini akan bisa disampaikan pada pasangan, supaya Anda tidak harus langsung membeli sex toy untuk sesi bercinta.

5. Jaga Kesehatan

Diet sehat dan olahraga bersifat wajib untuk mempertahankan kekuatan otot dan kelenturan tubuh. Dengan melalukan kedua hal tersebut, kehidupan seksual Anda akan menjadi lebih sehat.

Olahraga juga dapat memperbaiki suasana hati Anda. Saat berolahraga, otak Anda akan mengeluarkan zat kimia yang membuat Anda menjadi lebih tenang. Olahraga tentu juga akan membantu Anda menjaga bentuk badan sehingga Anda akan tetap percaya diri dan tidak menutup diri dari kegiatan seksual bersama pasangan.

Salah satu hal penting dalam menjaga kesehatan adalah dengan mempraktekkan seks aman. Walaupun Anda tidak lagi harus cemas akan kehamilan di usia tua, bukan berarti Anda tidak berpotensi terkena penyakit menular seksual berbahaya. Gunakan kondom jika dibutuhkan dan pastinya, prioritaskan akal sehat untuk kehidupan seksual yang menyenangkan di usia lanjut.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/sexual-health/5-ways-sex-gets-better-with-age.aspx Diakses pada Oktober 2018

WebMD. https://www.webmd.com/healthy-aging/guide/sex-after-50#1
Diakses pada 26 Februari 2019

Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/alzheimers-dementia-aging/better-sex-as-you-age.htm/
Diakses pada 26 Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed