5 Tips Memenuhi Kebutuhan Vitamin untuk Anak Anda

Pilih sumber-sumber makanan bernutrisi untuk memenuhi kebutuhan vitamin anak
Mengonsumsi susu dapat memenuhi kebutuhan vitamin D anak

Sebagai orangtua, tentu kita tidak ingin anak mengalami kekurangan vitamin. Untuk mengatasu masalah tersebut, banyak orangtua yang kemudian mencari alternatif lain untuk memberikan kandungan vitamin yang dibutuhkan oleh anak. Berikut adalah 5 cara memenuhi kebutuhan vitamin untuk anak!

1. Vitamin A untuk Pertumbuhan Si Kecil

Ada banyak sekali manfaat yang terkandung pada vitamin A. Selain meningkatkan pertumbuhan, vitamin ini juga bisa memperbaiki fungsi jaringan otot dan tulang, menyehatkan mata dan kulit, serta meningkatkan respons imun.

Sumber vitamin A terbaik dapat Anda temukan pada susu, telur, serta sayur-sayuran seperti wortel dan ubi jalar. Untuk membantu penyerapan vitamin A yang ada pada bahan-bahan tersebut, pastikan memasaknya dengan cara yang benar.

2. Vitamin D Melalui Sinar Matahari Pagi

Para orangtua tentunya tak perlu susah-susah dalam mendapatkan sumber vitamin D terbaik. Selain mudah didapat, sumber dari vitamin ini bisa dinikmati secara cuma-cuma melalui sinar matahari pagi.

Sinar matahari pagi memiliki kandungan vitamin D yang amat berlimpah. Kalsium yang yang terkandung di dalamnya dapat membantu pertumbuhan tulang anak. Selain itu, bahan makanan seperti susu, keju, hingga jus jeruk juga kaya akan vitamin D dan zat kalsium.

3. Pilih Makanan Segar untuk Mendapatkan Asupan Vitamin Terbaik

Seperti yang kita tahu, nutrisi yang baik berawal dari mengonsumsi makanan segar yang menyehatkan. Hal ini tentu jauh lebih baik, dibandingkan menyantap berbagai makanan cepat saji.

Tak hanya mengandung zat-zat jahat dan berbahaya, makanan cepat saji juga bisa mencuri nutrisi yang harusnya diserap oleh tubuh si kecil. Oleh karena itu, jika ingin memberikan asupan vitamin untuk anak, mulailah dengan memilih makanan segar yang menyehatkan.

4. Sajikan Makanan dengan Variasi yang Berbeda

Anak kadang mengalami masalah susah makan. Jika hal tersebut terjadi, Anda dapat mengantisipasinya dengan menyajikan varian makanan yang berbeda.

Contohnya, jika saat ini si kecil tak ingin makan sayur, Anda tak perlu memaksanya. Lebih baik, perkenalkan makanan itu beberapa hari kemudian dan siapkan dengan cara yang berbeda.

5. Tunggu Sampai Anak Berusia 4 tahun untuk Mulai Memberikan Suplemen Multivitamin

Ada baiknya bila Anda menunggu usia anak mencapai 4 tahun sebelum memberikannya suplemen multivitamin, kecuali bila dokter anak menyarankan sebaliknya.

Di samping itu, apabila si kecil tak mau minum suplemen berbentuk pil maupun cair, Anda bisa mencoba dengan vitamin kunyah. Dengan demikian asupan nutrisi tetap bisa terjaga.

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/guide/vitamins-for-kids-do-healthy-kids-need-vitamins#1
Diakses pada Oktober 2018

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2083301/
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed