logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Mengenal 6 Perilaku Seks Berisiko yang Perlu Dihindari

open-summary

Perilaku seks berisiko adalah suatu cara melakukan hubungan seksual yang dapat meningkatkan risiko seseorang tertular penyakit atau hamil tanpa perencanaan.”


close-summary

3.8

(10)

2 Nov 2018

| Maria Yuniar

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Perilaku seks berisiko HIV

Seks adalah bagian yang normal dan sehat dalam kehidupan manusia

Table of Content

  • 1. Melakukan hubungan seksual tanpa proteksi
  • 2. Gonta-ganti pasangan
  • 3. Seks anal
  • 4. Hubungan seksual dan obat-obatan terlarang
  • 5. Seks berbayar
  • 6. Seks di bawah umur

Perilaku seksual berisiko adalah suatu cara melakukan hubungan seksual yang tidak aman sehingga meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit menular seksual dan terjadinya kehamilan di luar rencana, misalnya kebiasaan berganti pasangan atau tidak menggunakan kondom saat bercinta.

Advertisement

Tidak hanya dapat menimbulkan gangguan secara fisik, perilaku seksual berisiko juga dapat memengaruhi kondisi mental seseorang. Hindari melakukan hubungan seksual yang berisiko agar Anda terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.

1. Melakukan hubungan seksual tanpa proteksi

Perilaku seksual berisiko ini meliputi hubungan seksual vagina, anal, dan oral tanpa kondom. Anda akan lebih berisiko terjangkit HIV dan penyakit seksual menular lainnya karena transmisi darah atau sperma dan cairan tubuh lainnya saat berhubungan seks.

Jika pasangan mengidap HIV atau penyakit menular seksual lainnya tanpa disadari, maka Anda akan berisiko besar ikut tertular.

Untuk mengurangi risiko, gunakan kondom setiap kali berhubungan seks. Ini akan mengurangi kemungkinan penyebaran penyakit menular seksual.

Anda juga masih bisa tertular penyakit seperti herpes atau HPV dari pasangan seks Anda walaupun sudah menggunakan kondom. Kecuali apabila Anda tidak berhubungan seks sama sekali, atau 100% yakin pasangan Anda hanya berhubungan seks dengan Anda dan bebas dari penyakit menular seksual.

2. Gonta-ganti pasangan

Anda akan lebih berisiko mengidap HIV dan penyakit menular seksual lainnya jika memiliki lebih dari satu pasangan seks atau banyak pasangan seks sepanjang hidup Anda. Semakin banyak pasangan, berarti Anda memiliki kemungkinan lebih tinggi terjangkit HIV atau infeksi lain.

Risiko paling rendah adalah dengan menjalin hubungan dengan satu pasangan secara eksklusif. Namun jika tidak realistis, maka ketahuilah riwayat seksual pasangan Anda dan lakukan pemeriksaan kesehatan seksual untuk mengetahui risiko Anda berdua.

3. Seks anal

Perilaku seks berisiko ini menyangkut hubungan seksual sekitar area anal atau anus. Seks anal merupakan posisi seks yang paling berisiko menularkan HIV.

Hal ini disebabkan karena anatomi. Lapisan seputar anus lebih tipis daripada vagina, sehingga lebih rentan rusak/koyak dan mudah terinfeksi.

Jangan melakukan hubungan seks melalui anal atau lubang anus karena kotoran kotoran di anus dapat menyebabkan infeksi serius.

4. Hubungan seksual dan obat-obatan terlarang

Anda bisa tertular HIV dan penyakit lainnya, termasuk hepatitis, bukan hanya dari perilaku seks berisiko, tetapi juga dari penggunaan jarum suntik yang digunakan bersama-sama.

Jika Anda berhubungan seks dengan seseorang yang berbagi peralatan narkoba dengan pemakai lainnya yang positif HIV, maka Anda juga berpotensi untuk tertular. Intinya, HIV dapat menular melalui darah lewat berbagai media, misalnya penggunaan jarum suntik atau ketika berciuman dengan pengidap HIV yang sedang sariawan.

Selain itu, jika Anda menggunakan obat-obatan terlarang, walaupun bukan dalam bentuk suntikan, seperti alkohol, maka Anda cenderung akan membuat keputusan yang tidak matang, seperti berhubungan seks tanpa proteksi atau lebih dari satu pasangan.

Jika Anda berhubungan seks dengan seseorang yang menggunakan narkoba, selalu gunakan kondom dan tes darah untuk kemungkinan HIV dan hepatitis. Selalu pertimbangkan risiko setiap Anda akan berhubungan badan dengan pengguna narkoba.

5. Seks berbayar

Pekerja seks komersial (PSK) lebih rentan terkena HIV dan penyakit menular seksual. Misalnya, mereka bersedia berhubungan seks tanpa kondom dengan bayaran lebih atau menggunakan alkohol dan narkoba. Klien yang menggunakan jasa PSK tidak akan tahu riwayat HIV atau penyakit menular seksual lainnya.

Hindari menggunakan jasa prostitusi. Jika Anda pernah menggunakan jasa PSK, segera periksakan diri terhadap kemungkinan terjangkit HIV dan penyakit menular seksual lainnya walaupun Anda menggunakan kondom.

Perilaku seksual berisiko dapat menimbulkan kerugian bagi Anda dalam jangka panjang bahkan hingga membahayakan nyawa. Dengan mengenali berbagai perilaku di atas, diharapkan kewaspadaan Anda terhadap hubungan seksual yang berisiko dapat meningkat. 

6. Seks di bawah umur

Perilaku seksual berisiko tinggi menempatkan orang pada risiko infeksi menular seksual, kehamilan yang tidak direncanakan, dan berada dalam hubungan seksual sebelum menjadi cukup dewasa untuk mengetahui apa yang membuat hubungan sehat. Remaja berisiko lebih tinggi mengalami kondisi ini daripada orang dewasa.

Menurut CDC, remaja yang lesbian, gay, dan biseksual berisiko terkena penyakit seksual yang lebih serius dibandingkan dengan teman sebayanya yang menyukai lawan jenis.

Advertisement

hubungan seks beresikohubungan seksual

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved