Jangan Dibuang, Ini 5 Manfaat Biji Pepaya yang Mengejutkan

Manfaat biji pepaya memang banyak yang bisa Anda rasakan, tetapi ada juga efek sampingnya.
Mencegah kanker ialah salah satu manfaat biji pepaya.

Jika dilihat dari penampilannya, mungkin buah pepaya tidak memiliki bentuk yang spesial, seperti buah naga misalnya. Namun, jangan remehkan manfaat kesehatan buah yang dagingnya berwarna oranye ini. Bahkan, Anda juga bisa merasakan manfaat biji pepaya bagi kesehatan.

Selain manis, banyak sekali manfaat daging buah pepaya, misalnya melancarkan sistem pencernaan. Lalu, bagaimana dengan manfaat biji papaya?

Manfaat biji pepaya yang beragam

Biasanya, pepaya dikonsumsi dengan cara memotong daging buahnya menjadi beberapa bagian. Sementara itu, bijinya yang banyak itu diambil dengan sendok dan dibuang. Kini, ubah kebiasaan itu. Sebab, Anda pun bisa merasakan manfaat biji pepaya bagi kesehatan.

Akan tetapi, perlu diingat juga bahwa terdapat beberapa efek samping yang harus Anda perhatikan sebelum memakannya.

Beberapa manfaat biji pepaya ini mungkin akan membuat Anda berpikir dua kali untuk membuang bijinya.

1. Bergizi tinggi

Biji pepaya mengandung banyak mikronutrien esensial untuk tubuh. Senyawa penting seperti plifenol dan flavonoid pun terdapat dalam biji pepaya.

Plifenol maupun flavonoid merupakan senyawa antioksidan yang bisa membuat kesehatan tubuh Anda meningkat.

Apalagi, antioksidan bisa melawan radikal bebas, untuk mencegah stres oksidatif serta mencegah datangnya penyakit kronis.

Lebih dari itu, biji pepaya mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat, seperti asam oleat. Biji pepaya juga memiliki serat.

2. Ampuh membasmi jamur dan parasit

Studi membuktikan, biji pepaya bisa membunuh beberapa tipe jamur dan parasit dalam tubuh. Berdasarkan penelitian dengan tabung reaksi, ekstrak biji pepaya melawan tipe jamur patogen, yang sering menyebabkan infeksi jamur.

Walau demikian, penelitian pada manusia masih diperlukan, untuk membuktikan efektivitas biji pepaya dalam membasmi jamur dan parasit dalam tubuh.

3. Menjaga fungsi ginjal

Kemudian, biji pepaya juga dipercaya bisa menjaga fungsi ginjal agar tetap sehat. Suatu penelitian pada hewan menunjukkan, ekstrak biji pepaya membantu mencegah kerusakan ginjal pada tikus yang diberi obat untuk menginduksi toksisitas.

Karena mengandung antioksidan, biji pepaya juga bisa mencegah kerusakan oksidatif terhadap sel tubuh, serta menjaga kesehatan ginjal.

Akan tetapi, penelitian pada manusia masih harus dilakukan, untuk membuktikan khasiat biji pepaya terhadap kesehatan ginjal.

4. Bisa mencegah kanker

Kandungan nutrisi dan antioksidan dalam jumlah besar, membuat biji pepaya dipercaya mampu mencegah kanker. Beberapa studi sudah membuktikannya dengan tes tabung reaksi.

Dalam tes itu, ekstrak biji pepaya memperlihatkan kebolehannya dalam menurunkan peradangan serta mencegah pertumbuhan kanker.

Walau hasil penelitian ini menjanjikan, studi lebih lanjut masih diperlukan untuk mengevaluasi efek biji pepaya terhadap pertumbuhan sel kanker dalam tubuh manusia.

5. Melancarkan sistem pencernaan

Selain daging buahnya, ternyata manfaat biji pepaya juga bisa melancarkan sistem pencernaan Anda. Sebab, biji pepaya mengandung serat, yang sangat baik untuk sistem pencernaan.

Sebuah studi menunjukkan, serat berhasil melancarkan buang air besar pada orang yang sering sembelit, melindungi terhadap penyakit radang usus, serta meredakan wasir.

Bagi Anda yang memiliki masalah sistem pencernaan, ingin mencegah tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh, hingga menjaga fungsi ginjal, biji pepaya ialah makanan yang cocok untuk dikonsumsi.

Efek samping biji pepaya

Setelah mengetahui manfaat biji pepaya, jangan langsung mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Sebab, ada beberapa efek samping yang harus Anda ketahui.

  • Mengurangi kesuburan

Dalam beberapa tes terhadap hewan uji, ekstrak biji pepaya malah menurunkan tingkat kesuburan. Contohnya, satu studi menemukan, monyet yang mengonsumsi ekstrak biji pepaya dalam dosis tinggi, mengalami kondisi azoospermia, yang berarti kondisi dimana tidak adanya sperma dalam ejakulasi.

Dalam tes pada tikus, dosis tinggi ekstrak biji pepaya juga menurunkan jumlah dan motilitas atau kemampuan gerak sperma.

Perlu diingat, hal ini terjadi karena dosis ekstrak biji pepaya yang diberikan kepada hewan, sangat tinggi.
Penelitian tentang kemampuan biji pepaya dalam menurunkan kesuburan pada manusia masih harus dilakukan untuk mengetahui jawabannya.

  • Dapat merusak DNA

Biji pepaya mengandung banyak benzyl isothiocyanate. Dalam sebuah tes tabung reaksi, senyawa ini terbukti bisa merusak DNA jika biji pepaya dikonsumsi dalam dosis tinggi.

Penelitian pada tikus juga membuktikan, ada efek toksik yang diderita pada sel-sel sehat dalam tubuh hewan kecil tersebut.

Bagaimana cara memakan biji pepaya?

Mungkin Anda bingung, bagaimana cara memakan biji pepaya yang keras itu agar dapat merasakan manfaat biji pepaya?

Ketika Anda membelah pepaya menjadi dua, ambil satu biji pepaya, dan gunakan ibu jari serta jari telunjuk untuk membuka “kantong” yang menutupi biji berwarna hitam. Setelah itu, Anda sudah bisa meletakkannya di dalam mulut dan mengunyahnya.

Anda mungkin akan menyadari, rasanya tidak seenak dagingnya. Namun, demi merasakan manfaat biji pepaya, kenapa tidak?

Catatan dari SehatQ

Manfaat biji pepaya memang bisa dirasakan oleh tubuh, jika dimakan secara benar dan tidak berlebihan. Sebab jika berlebihan, ada efek samping merugikan yang bisa Anda rasakan.

Jika tidak yakin terhadap kemampuan tubuh dalam mengonsumsi dan mencerna biji pepaya, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter. Selamat mencoba!

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/275517.php

Diakses pada 18 Oktober 2019

 

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/papaya-seeds#nutrition

Diakses pada 18 Oktober 2019

 

The Spruce Eats. https://www.thespruceeats.com/edible-and-zesty-papaya-seeds-3984847

Diakses pada 18 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed