Makanan sehat Ibu hamil peting bagi kondisi kandungan dan tumbuh kembang bayi
Makanan sehat sangat penting bagi tumbuh kembang bayi, seperti sayur dan buah organik

Makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil akan menjadi sumber nutrisi bagi janinnya. Zat-zat yang terkandung dalam makanan akan memengaruhi tumbuh kembang janin.

Itulah alasan pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang ketika hamil. Simak daftar makanan sehat ibu hamil berikut supaya bayi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

1. Makanan Mengandung Asam Folat, Kalsium, Zat besi, Zinc, dan Serat

Asam folat disebut juga vitamin B9 yang dapat mengurangi risiko Neural Tube Defect (NTD) hingga 70%. NTD adalah cacat bawaan yang timbul akibat tidak sempurnanya penutupan neural tube (tabung saraf) selama pertumbuhan embrional, seperti spina bifida. Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap harinya.

Selain itu, ibu hamil membutuhkan setidaknya 1.200 mg kalsium setiap hari. Anda dapat memperoleh kalsium dari beberapa makanan dan minuman, seperti susu rendah lemak, jus jeruk, sayuran berwarna hijau gelap, dan berbagai macam olahan kedelai. Sayur dan biji-bijian juga banyak mengandung serat yang dapat mencegah sembelit dan wasir.

Zat besi dan vitamin prenatal yang banyak terdapat pada bayam juga sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Konsumsi zat besi bersama vitamin C supaya mempermudah penyerapannya. Selain zat besi, ibu hamil juga membutuhkan sekitar 15 mg zinc per hari. Zinc dapat mengurangi cacat lahir, terhambatnya pertumbuhan janin, dan kelahiran prematur.

2. Sayur dan Buah Organik

Meski sayur dan buah sangat bermanfaat bagi ibu hamil,  Anda tetap perlu berhati-hati ketika mengonsumsinya. Pasalnya, buah dan sayur sangat rentan terkontaminasi pestisida yang dapat menimbulkan risiko cacat lahir.

Jenis produk yang mengandung konsentrasi pestisida tinggi cenderung terdapat pada buah dan sayuran berkulit tipis, seperti buah persik, apel, paprika, dan stroberi. Makanan yang diimpor dari negara lain juga berpotensi mengandung pestisida. Oleh sebab itu, usahakan mengonsumsi jenis buah dan sayuran organik supaya bebas dari bahaya pestisida.

3. Makanan yang Mengandung Omega 3

Makanan yang kaya omega 3 akan meningkatkan perkembangan neurologis dan otak bayi yang dapat meningkatkan fungsi penglihatan, ingatan, dan pemahaman bahasa yang lebih baik pada anak usia dini. Contoh beberapa makanan mengandung omega 3 adalah minyak biji rami, walnut, dan telur.

Omega 3 juga banyak terkandung dalam beragam jenis ikan. Akan tetapi, hindari jenis ikan yang kemungkinan mengandung merkuri, seperti ikan todak, hiu, raja makarel, dan tilefish.

Sebaliknya, kandungan omega 3 terbaik ada pada jenis ikan salmon Alaska, tenggiri Atlantik, ikan haring, sarden, dan teri. Selain ikan, kebutuhan omega 3 juga dapat Anda penuhi dengan mengonsumsi suplemen minyak ikan.

4. Makanan Padat Nutrisi

Demi optimalnya tumbuh kembang janin, Anda membutuhkan asupan makanan padat nutrisi, seperti yogurt, daging sapi, daging ayam, telur, dan susu.

5. Air

Terpenuhinya kebutuhan cairan harian juga sangat penting bagi ibu dan janin. Konsumsi air sekitar 2,5 liter per hari supaya cairan dalam tubuh tetap stabil. Air yang cukup dapat mencegah bayi lahir secara prematur, hemoroid, konstipasi, pembengkakan berlebihan, dan infeksi kandung kemih.

Itulah daftar makanan sehat ibu hamil yang wajib dikonsumsi. Stay healthy!

Parents. https://www.parents.com/pregnancy/my-body/nutrition/nutrition-during-pregnancy-10-dos-and-donts/ 

Sagepub Journals. http://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/1559827613498695
Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed