Cara mengobati jerawat yang paling efektif ada bermacam-macam
Ada beberapa pilihan dalam pengobatan jerawat

Jerawat adalah permasalahan kulit yang sering dialami setiap orang. Memiliki jerawat tentu menyebalkan karena mengganggu penampilan Anda. Selain itu, jerawat kerap meninggalkan bekas noda bahkan bopeng.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati jerawat. Mulai dari cara-cara alami yang bisa dilakukan sendiri di rumah, melalui produk yang banyak dijual di pasaran, hingga obat-obatan yang hanya bisa ditebus dengan resep dokter. 

Tips mengobati jerawat membandel di wajah

Untuk membantu Anda mengatasi jerawat membandel, berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan:

1. Menjaga kebersihan muka dan mengurangi pemicu eksternal

Meski pada umumnya jerawat terbentuk akibat sebum berlebih dan bakteri, namun beberapa faktor eksternal juga bisa memengaruhi. Misalnya, gel rambut dan makeup.

Makeup dapat memperburuk kondisi jerawat karena mengandung minyak berlebih. Hal ini juga disebabkan karena kulit tidak cocok dengan zat-zat yang ada di dalam makeup tersebut.

Meski begitu, jerawat umumnya muncul karena kurang bersih dalam membersihkan wajah. Jadi, daripada mengobati jerawat, lebih baik cegah dengan membersihkan muka secara menyeluruh dan benar.

2. Menggunakan krim topikal atau retinoid topikal untuk mengobati komedo dan peradangan

Pada banyak kasus, komedo ringan biasa terjadi pada remaja dan orang dewasa. Bila ingin mengobati jerawat jenis ini, Anda dapat menggunakan krim maupun gel topikal tradisional. Selain retinoid, kandungan seperti retin-A, differin, hingga tazorac juga secara efektif dapat membuka pori-pori yang tersumbat.

Umumnya, dokter kulit akan menggabungkan retinoid topikal dengan beberapa zat tertentu (misal doxycycline, tetracycline, minocycline, atau erythromycin). Dengan bantuan obat-obatan, jerawat akan sembuh lebih cepat.

3. Penggunaan antibiotik melalui resep dokter

Meski dapat membunuh bakteri yang mengakibatkan jerawat, sayangnya setiap antibiotik juga dapat menimbulkan efek samping. Misalnya, doxycycline menyebabkan sensitivitas terhadap matahari, sementara zat etrasiklin dapat menyebabkan gigi menguning pada anak-anak.

Oleh karena itu, sebelum mengobati jerawat dengan menggunakan antibiotik, alangkah baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kulit. Dengan demikian, dokter kulit bisa memutuskan tindakan apa yang terbaik untuk digunakan.

4. Mengobati jerawat hormonal, jerawat meradang, atau cystic parah

Jerawat hormonal biasanya terjadi pada remaja dan wanita dewasa yang mengalami masa menstruasi. Untuk mengatasinya, gunakan skin care atau obat-obatan dengan kandungan yang dapat membunuh bakteri jerawat.

Sedangkan untuk jerawat yang meradang atau cystic parah, penggunaan obat atau perawatan wajah menggunakan laser dapat membantu mengurangi dan mengatasi kondisi ini.

5. Beri waktu setidaknya empat minggu agar pengobatan jerawat dapat bekerja

Terlalu banyak mengganti produk-produk perawatan jerawat malah akan memperparah kondisi jerawat Anda. Perawatan jerawat membutuhkan waktu agar dapat membuahkan hasil. Menggunakan produk yang berbeda setiap harinya  bisa mengiritasi kulit sehingga menyebabkan jerawat-jerawat baru bermunculan.

Untuk mengukur kesuksesan perawatan, Anda dapat melihat ada atau tidaknya peningkatan pada kondisi wajah dalam 4-6 minggu. Untuk sembuh sepenuhnya, diperlukan waktu lebih lama sampai sekitar 2-3 bulan.

Jika benar ada peningkatan, tetap gunakan perawatan tersebut. Setelah jerawat sudah mulai hilang, pertahankan perawatan jerawat Anda untuk menghindari munculnya jerawat-jerawat baru.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/features/acne-right-treatment#1
Diakses pada Oktober 2018

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/acne-and-rosacea/10-things-to-try-when-acne-wont-clear
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed