5 Langkah Sederhana untuk Mempersiapkan Masa Kehamilan

Sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan diri untuk hamil
Mendambakan buah hati dengan persiapan kehamilan yang baik

Saat menjalani masa kehamilan, tubuh Anda memiliki tugas penting selama 9 bulan melindungi dan memberikan nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan janin. Jadi, jika Anda berencana untuk memiliki momongan dalam waktu dekat, simak beberapa langkah sederhana untuk mempersiapkan kondisi tubuh berikut.

1. Menjaga Berat Badan Seimbang

Jika Anda ingin hamil, sebaiknya perhatikan berat badan. Tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus bisa mempengaruhi program hamil karena hal ini berdampak pada sistem reproduksi hormon kesuburan setiap bulan.

Kelebihan berat badan juga sering diasosiasikan dengan masalah kesehatan tertentu selama masa kehamilan. Sebut saja diabetes gestasional dan preeklampsia yang ditandai oleh tekanan darah tinggi.

Berat badan yang seimbang akan lebih ideal bagi anda yang ingin cepat hamil. Cobalah mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur. Tubuh yang sehat tentunya akan mendukung pertumbuhan bayi sepanjang masa kehamilan.

2. Konsumsi Vitamin

Siapa bilang vitamin hanya perlu dikonsumsi setelah Anda hamil? Konsumsi vitamin sebelum kehamilan sebetulnya sangat penting. Mengapa?

Pasalnya, apabila Anda seperti kebanyakan wanita pada umumnya, Anda baru menyadari bahwa anda hamil setelah periode menstruasi terlambat. Padahal, saat menstruasi terlambat satu minggu saja misalnya, bayi berarti sudah berkembang selama tiga minggu.

Apabila Anda memang sudah berencana untuk mempunyai anak, ada baiknya mengonsumsi minimal 400 mg asam folat setiap hari. Nutrisi ini penting untuk mencegah cacat otak bawaan dan kelainan tulang belakang.

Selain asam folat, vitamin prenatal juga banyak direkomendasikan karena mengandung zat besi yang baik untuk Anda maupun bayi. Zat besi dapat mencegah anemia, membantu pembentukan otot–otot bayi, serta membantu calon ibu tetap semangat dan tidak mudah lelah.

Tidak hanya itu, kalsium juga menjadi satu kandungan penting di vitamin prenatal yang merupakan kunci untuk kekuatan tulang ibu dan bayi serta kelenturan otot, saraf, dan jantung.

Tentunya, selalu berkonsultasilah dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum memulai mengonsumsi vitamin maupun suplemen.

3. Menghindari Bahan Kimia

Bahan kimia, seperti pestisida, pupuk, atau bahan kimia lain, di sekitar lingkungan bisa mengakibatkan sulit hamil dan juga berbahaya bagi janin di kandungan.

Apabila ada bahan kimia yang banyak atau mudah ditemukan di lingkungan tempat tinggal atau kerja Anda, bicarakan dengan dokter agar Anda mengerti apa yang mungkin berdampak pada kehamilan.

4. Kontrol Dokter dan Tes Prakehamilan

Ada baiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan sebelum mencoba untuk hamil. Dokter OBGYN tentu akan memberikan saran-saran dan memastikan kondisi kesehatan Anda serta memberikan obat atau suplemen yang tepat untuk pencegahan.

Anda pun bisa berdiskusi tentang pola makanan atau diet, olahraga, dan kebiasaan baik. Dokter pada umumnya juga akan meresepkan vitamin prenatal serta merekomendasikan suntikan vaksinasi yang perlu diberikan calon ibu untuk melindungi kesehatan Anda dalam mempersiapkan masa kehamilan.

5. Menghentikan Kebiasaan Buruk

Bila Anda mendambakan kehadiran buah hati, mulailah dengan menghentikan kebiasaan yang buruk untuk kesehatan atau pertumbuhan bayi. Apa sajakah kebiasaan buruk tersebut?

Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, narkoba, merokok, dan lain-lain berdampak buruk bagi program kehamilan. Selain mempersulit terjadinya kehamilan, para ahli medis juga melaporkan bahwa kebiasaan buruk ini menyebabkan cacat bawaan.

Tidak hanya itu, sering stres dan tidak mendapatkan jam tidur yang cukup juga mempengaruhi kesehatan hormon dan kesuburan bagi wanita maupun pria.

WebMD. https://www.webmd.com/baby/body-baby-ready#1 

Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed