5 Jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi: Kanker hingga Penyakit Jantung

Alzheimer adalah penyakit degeneratif yang biasanya menyerang lansia di atas 65 tahun.
Kanker menjadi salah satu penyakit degeneratif yang sangat ditakutkan, karena kanker adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, fungsi dan struktur jaringan atau organ di tubuh Anda akan menurun. Hal ini akan meningkatkan risiko berbagai macam penyakit, yang berisiko menyerang tubuh. Salah satu penyakit yang muncul akibat proses penuaan ini adalah penyakit degeneratif.

Penyakit degeneratif adalah kondisi medis yang terjadi ketika fungsi dan struktur jaringan maupun organ memburuk seiring berjalannya waktu, sehingga berbagai macam penyakit akan timbul.

Memahami jenis-jenis penyakit degeneratif

Penyakit degeneratif bermacam-macam, ada yang datang dari kelompok kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), neoplastik (tumbuhnya jaringan baru yang tidak normal), dan sistem saraf. Kesehatan tulang juga bisa terdampak dari penyakit degeneratif. Apa saja penyakit degeneratif itu?

1. Penyakit jantung

Penyakit jantung masuk ke dalam jenis penyakit degeneratif golongan kardiovaskular. Penyakit jantung bisa terjadi akibat pembuluh darah yang tersumbat, maupun detak jantung yang tidak normal. Gejala dari penyakit jantung dapat meliputi:

  • Nyeri dada
  • Kesulitan bernapas
  • Rasa sakit dan mati rasa pada kaki
  • Pusing
  • Detak jantung yang cepat atau lambat
  • Pembengkakan pada kaki atau tangan

Jika tidak ditangani segera, banyak komplikasi yang bisa terjadi dari penyakit jantung, seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke, aneurisma (pelebaran pembuluh darah), penyumbatan pembuluh darah di kaki, henti jantung mendadak, hingga kematian.

2. Osteoporosis

Seperti yang dibahas di atas, penyakit degeneratif juga bisa menyerang kesehatan tulang seseorang. Osteoporosis terjadi di saat tulang memiliki ruang-ruang kecil di dalamnya, mengakibatkan tulang jadi kehilangan kekuatan dan kepadatannya. Alhasil, bagian luar dari tulang, akan melemah dan menipis.

Gejala dari osteoporosis adalah:

  • Rasa sakit pada tulang
  • Postur tubuh membungkuk
  • Patah tulang
  • Kehilangan tinggi badan
  • Sakit punggung

Kurangnya konsumsi kalsium dan minimnya kadar estrogen saat menopause, bisa berujung pada osteoporosis.
Tahap awal osteoporosis tidaklah menimbulkan gejala atau tanda peringatan. Dalam banyak kasus, orang-orang tidak menyadari bahwa mereka adalah penderita osteoporosis, sampai patah tulang “menyadarkan” mereka.

Tidak heran jika osteoporosis termasuk dalam penyakit degeneratif, sebab penyakit yang menyerang tulang ini, umunya diakibatkan oleh faktor usia.

3. Alzheimer

Penyakit degeneratif yang berdampak pada sistem saraf, juga menimbulkan penyakit Alzheimer. Biasanya, penyakit ini mulai muncul pada usia 65 tahun ke atas. Itulah sebabnya, Alzheimer masuk ke dalam kategori penyakit degeneratif. Alzheimer adalah penyakit progresif otak yang secara perlahan menyebabkan penurunan fungsi memori dan kognitif.

Alzheimer bisa membuat penderitanya merasakan berbagai macam gejala, seperti:

  • Hilangnya ingatan yang berdampak pada kegiatan sehari-hari
  • Kesulitan menggunakan barang-barang umum, seperti mesin pemanas (microwave)
  • Kesulitan berbicara atau menulis
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian
  • Sulit memecahkan masalah
  • Kurang menjaga kebersihan tubuh

Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan Alzheimer. Namun, ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk memperlambat kemunculan gejala-gejalanya.

4. Kanker

Kanker adalah “payung” dari banyaknya penyakit yang diakibatkan oleh sel-sel abnormal yang membelah dengan cepat, dan menyebar ke jaringan maupun organ lainnya. Kanker adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Dalam tubuh yang sehat, triliunan sel tumbuh dan terus membelah, karena tubuh membutuhkannya untuk bisa berfungsi setiap hari. Sel-sel sehat ini memiliki siklus hidup, yang bereproduksi dan kemudian mati. Akhirnya, muncul sel-sel baru, sebagai pengganti sel yang telah mati itu.

Namun, kanker merusak proses itu dan menyebabkan pertumbuhan sel tidak normal. Hal ini disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada DNA. Kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sangat ditakutkan.

5. Diabetes tipe 2

Diabetes adalah kondisi medis yang terjadi akibat tingginya kadar gula atau glukosa dalam darah. Seharusnya, hormon insulin membantu memindahkan glukosa dari darah, ke dalam sel tubuh, sehingga menjadi energi.
Namun, dalam diabetes tipe 2, sel tubuh Anda tidak berfungsi dengan baik, sehingga tidak merespons insulin. Beberapa gejala di bawah ini bisa terjadi, jika Anda mengidap diabetes tipe 2:

Rasa lapar yang tak kunjung hilang

  • Minim energi
  • Mudah letih
  • Penurunan berat badan
  • Rasa haus berlebihan
  • Lebih sering buang air kecil
  • Mulut kering
  • Kulit gatal
  • Pandangan kabur

Beberapa penyakit degeneratif di atas, merupakan penyakit degeneratif yang umum terjadi. Namun, penyakit degeneratif biasanya baru bisa didiagnosis oleh dokter, setelah pemeriksaan lebih lanjut dilakukan.
Kebanyakan pasien mendatangi dokter dengan berbagai macam keluhan, seperti nyeri kronis hingga batuk berlebihan. Setelah melewati prosedur diagnostik, dokter bisa mendeteksi keberadaan penyakit degeneratif.

Jika gejala-gejala di atas sudah muncul, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter, untuk mendapatkan jawaban lebih pasti. Dengan prosedur diagnostik lebih lanjut, Anda bisa mengetahui penyakit yang sedang bersarang di tubuh.

Cancer. https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/degenerative-disease

Diakses pada 3 Desember 2019

 

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/79131-list-degenerative-diseases/

Diakses pada 3 Desember 2019

 

Healthline. https://www.healthline.com/health/osteoporosis

Diakses pada 3 Desember 2019

 

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/amyotrophic-lateral-sclerosis/symptoms-causes/syc-20354022

Diakses pada 3 Desember 2019

 

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed