Mengenal Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi


Penyakit degeneratif adalah kondisi medis yang terjadi saat fungsi dan struktur jaringan memburuk seiring berjalannya waktu. Jantung dan Alzheimer adalah salah dua contoh penyakit degeneratif.

0,0
03 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
penyakit degeneratifPenyakit degeneratif terjadi akibat adanya penurunan fungsi organ tubuh
Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, fungsi dan struktur jaringan atau organ di tubuh Anda akan menurun. Hal ini akan meningkatkan risiko berbagai macam penyakit degeneratif.Apa itu penyakit degeneratif? Adakah yang bisa dilakukan untuk mencegahnya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apa itu penyakit degeneratif?

Penyakit degeneratif adalah kondisi medis yang terjadi ketika fungsi dan struktur jaringan maupun organ mengalami penurunan atau bahkan tidak berfungsi sama sekali. Menurut ahli, penuaan merupakan penyebab penyakit degeneratif yang paling umum. Pasalnya, semakin bertambahnya usia, maka fungsi jaringan dan organ tubuh pun akan mengalami penurunan. 

Macam-macam penyakit degeneratif pada lansia

Penyakit degeneratif bermacam-macam, ada yang datang dari kelompok kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), neoplastik (tumbuhnya jaringan baru yang tidak normal), dan sistem saraf. Kesehatan tulang juga bisa terdampak dari penyakit degeneratif. Apa saja penyakit degeneratif itu?

1. Penyakit jantung

Penyakit jantung masuk ke dalam jenis penyakit degeneratif golongan kardiovaskular. Penyebab penyakit degeneratif yang satu ini biasanya karena pembuluh darah yang tersumbat, maupun detak jantung yang tidak normal.Gejala dari penyakit jantung dapat meliputi:
  • Nyeri dada
  • Kesulitan bernapas
  • Rasa sakit dan mati rasa pada kaki
  • Pusing
  • Detak jantung yang cepat atau lambat
  • Pembengkakan pada kaki atau tangan
Jika tidak ditangani segera, banyak komplikasi yang bisa terjadi dari penyakit jantung, seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke, aneurisma (pelebaran pembuluh darah), penyumbatan pembuluh darah di kaki, henti jantung mendadak, hingga kematian.

2. Osteoporosis

Seperti yang dibahas di atas, penyakit degeneratif juga bisa menyerang kesehatan tulang seseorang. Osteoporosis terjadi di saat tulang memiliki ruang-ruang kecil di dalamnya, mengakibatkan tulang jadi kehilangan kekuatan dan kepadatannya. Alhasil, bagian luar dari tulang, akan melemah dan menipis.Penyebab osteoporosis adalah lambatnya proses regenerasi tulang. Padahal, idealnya tulang yang mengalami pengeroposan akan segera 'diganti' oleh tulang baru. Namun, hal ini tidak terjadi pada orang-orang yang sudah memasuki usia lanjut. Gejala dari osteoporosis meliputi:
  • Rasa sakit pada tulang
  • Postur tubuh membungkuk
  • Patah tulang
  • Kehilangan tinggi badan
  • Sakit punggung
Kurangnya konsumsi kalsium dan minimnya kadar estrogen saat menopause, bisa berujung pada osteoporosis. Tahap awal osteoporosis tidaklah menimbulkan gejala atau tanda peringatan. Dalam banyak kasus, orang-orang tidak menyadari bahwa mereka adalah penderita osteoporosis, sampai patah tulang “menyadarkan” mereka.Tidak heran jika osteoporosis termasuk dalam penyakit degeneratif sebab penyakit yang menyerang tulang ini umumnya dipengaruhi oleh faktor usia.

3. Alzheimer

Alzheimer adalah contoh penyakit degeneratif lainnya yang umum terjadi. Alzheimer adalah penyakit progresif otak yang secara perlahan menyebabkan penurunan fungsi memori dan kognitif. Biasanya, penyakit ini mulai muncul pada usia 65 tahun ke atas.Penyebab penyakit degeneratif ini belum diketahui secara pasti, namun para ahli menduga hal ini tak lepas dari peran dua jenis protein yakni beta amiloid dan tau. Keduanya dianggap menyebabkan kerusakan sel-sel otak yang bertugas untuk menghasilkan fungsi kognitif.Alzheimer bisa membuat penderitanya merasakan berbagai macam gejala, seperti:
  • Hilangnya ingatan yang berdampak pada kegiatan sehari-hari
  • Kesulitan menggunakan barang-barang umum, seperti mesin pemanas (microwave)
  • Kesulitan berbicara atau menulis
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian
  • Sulit memecahkan masalah
  • Kurang menjaga kebersihan tubuh
Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan Alzheimer. Namun, ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk memperlambat kemunculan gejala-gejalanya.

4. Kanker

Kanker adalah “payung” dari banyaknya penyakit yang diakibatkan oleh sel-sel abnormal yang membelah dengan cepat, dan menyebar ke jaringan maupun organ lainnya. Kanker adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.Dalam tubuh yang sehat, triliunan sel tumbuh dan terus membelah, karena tubuh membutuhkannya untuk bisa berfungsi setiap hari. Sel-sel sehat ini memiliki siklus hidup, yang bereproduksi dan kemudian mati. Akhirnya, muncul sel-sel baru, sebagai pengganti sel yang telah mati itu.Namun, kanker merusak proses itu dan menyebabkan pertumbuhan sel tidak normal. Hal ini disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada DNA. Kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang sangat ditakutkan.

5. Diabetes tipe 2

Diabetes adalah kondisi medis yang terjadi akibat tingginya kadar gula atau glukosa dalam darah. Seharusnya, hormon insulin membantu memindahkan glukosa dari darah, ke dalam sel tubuh, sehingga menjadi energi.
Namun, dalam diabetes tipe 2, sel tubuh Anda tidak berfungsi dengan baik, sehingga tidak merespons insulin. Beberapa gejala di bawah ini bisa terjadi, jika Anda mengidap diabetes tipe 2:
Rasa lapar yang tak kunjung hilang
  • Minim energi
  • Mudah letih
  • Penurunan berat badan
  • Rasa haus berlebihan
  • Lebih sering buang air kecil
  • Mulut kering
  • Kulit gatal
  • Pandangan kabur
Beberapa penyakit degeneratif di atas, merupakan penyakit degeneratif yang umum terjadi. Namun, penyakit degeneratif biasanya baru bisa didiagnosis oleh dokter, setelah pemeriksaan lebih lanjut dilakukan. Kebanyakan pasien mendatangi dokter dengan berbagai macam keluhan, seperti nyeri kronis hingga batuk berlebihan. Setelah melewati prosedur diagnostik, dokter bisa mendeteksi keberadaan penyakit degeneratif.

penyakit degeneratif
Olahraga adalah salah satu cara mencegah penyakit degeneratif

Apabila merasakan gejala-gejala yang mengarah pada penyakit degeneratif, segera kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan jawaban lebih pasti. Dengan prosedur diagnostik lebih lanjut, Anda bisa mengetahui penyakit yang sedang bersarang di tubuh.Atau, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ melalui fitur live chatDownload aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play
penyakitdiabetesalzheimerkankerosteoporosisgangguan lansiakesehatan lansia
Cancer. https://www.cancer.gov/publications/dictionaries/cancer-terms/def/degenerative-disease Diakses pada 17 Juni 2020Livestrong. https://www.livestrong.com/article/79131-list-degenerative-diseases/ Diakses pada 3 Desember 2019Healthline. https://www.healthline.com/health/osteoporosis Diakses pada 3 Desember 2019Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/amyotrophic-lateral-sclerosis/symptoms-causes/syc-20354022 Diakses pada 3 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait