Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang mudah disembuhkan jika terdeteksi dini
Benjolan dengan permukaan licin bisa menjadi salah satu gejala karsinoma sel basal.

Ketika dokter memvonis Anda menderita kanker kulit karsinoma sel basal, sangat manusiawi jika Anda merasa cemas. Namun penting untuk Anda ketahui bahwa jenis kanker kulit ini tergolong paling ringan dan bisa disembuhkan, apalagi jika Anda menyadari gejala karsinoma sel basal dengan cepat.

Karsinoma sel basal biasanya tumbuh di area kulit yang banyak terpapar sinar matahari. Misalnya, pada hidung dan area wajah, jarang pada dada, perut atau kaki. Sayangnya, banyak orang justru terlambat menyadari jenis kanker ini karena pertumbuhannya yang lamban. Untuk itu, ada baiknya Anda mengenali dan mewaspadai gejalanya. 

[[artikel-terkait]]

Apa saja gejala karsinoma sel basal?

Karsinoma sel basal sebetulnya memiliki gejala yang khas dan bisa dibedakan dengan masalah kulit yang lainnya. Sejumlah gejalanya meliputi

  • Luka yang tidak kunjung sembuh. Luka yang terus berdarah, bernanah, atau koreng yang tidak kunjung sembuh selama berminggu-minggu termasuk tanda awam dari karsinoma sel basal. Luka mungkin terlihat menutup selama beberapa hari, tapi kembali tampak basah, sekalipun sudah Anda obati.
  • Bercak kemerahan dan iritasi. Bercak ini sering muncul di wajah, dada, pundak, lengan, maupun kaki. Kadang kala, bercak bisa bersisik serta menimbulkan gatal atau nyeri. Namun gejala ini juga bisa muncul tanpa sensasi apapun.
  • Benjolan atau nodul dengan permukaan licin dan mengkilat. Benjolan ini bisa berwarna merah muda, merah, atau bahkan putih. Sementara pada orang berkulit gelap maupun sawo matang seperti orang Indonesia, benjolan bisa tampak kecokelatan hingga hitam. Karena itu, banyak yang mengiranya sebagai tahi lalat yang menonjol (tompel).
  • Benjolan dengan permukaan seperti kawah. Benjolan ini berwarna merah muda dan mirip dengan nodul (pertumbuhan jaringan yang tidak normal). Hanya saja, permukaannya melesak seperti kawah dengan bagian tengah yang berkerak. Ketika gejala karsinoma sel basal ini semakin membesar, Anda juga bisa melihat pembuluh-pembuluh darah yang terbentuk di permukaan benjolan.
  • Bercak mirip bekas luka. Bercak ini biasanya berwarna putih atau kekuningan, serta memiliki tepi yang samar atau tidak jelas. Gejala ini bisa menandakan adanya kanker karsinoma sel basal yang lebih ganas daripada penampakannya di kulit Anda.

Mungkinkah Anda menderita karsinoma sel basal di usia 20-an?

Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang timbul karena paparan sinar matahari dalam waktu yang lama. Ketika tubuh tidak mampu memperbaiki kerusakan DNA akibat paparan sinar ultraviolet dari cahaya matahari ini, muncullah sel-sel kanker kulit.

Penurunan kemampuan tubuh dalam melakukan regenerasi DNA tersebut biasanya mulai muncul di usia 50-an. Berdasarkan studi tertentu, rata-rata usia penderita karsinoma sel basal adalah 66 tahun. Meski begitu, bukan tidak mungkin Anda menemukan gejala kanker ini di usia 20-an jika terlahir dengan kondisi langka bernama sindrom nevus sel basal. 

Selain itu, Anda juga bisa lebih berisiko untuk terkena karsinoma sel basal lebih dini jika mengalami kondisi-kondisi berikut:

  • Kulit yang sulit menggelap atau menghitam ketika terkena sinar matahari, misalnya pada orang-orang yang berkulit putih.
  • Terlalu sering berada di bawah sinar matahari tanpa menggunakan tabir surya.
  • Terlalu sering melakukan prosedur penggelapan kulit (tanning).
  • Memiliki saudara dekat yang terkena karsinoma sel basal, misalnya ibu kandung.
  • Mempunyai sistem imunitas tubuh yang lemah, misalnya pengidap HIV/AIDS, pengidap kanker yang menjalani kemoterapi, atau orang yang mengonsumsi obat-obatan penekan imunitas tubuh.
  • Terlalu lama terpapar X-ray, misalnya ketika Anda menjalani perawatan jerawat selama bertahun-tahun.
  • Pernah mengalami karsinoma sel basal. Jenis kanker ini bisa saja berulang ada orang yang sama. Sebuah studi mencatat bahwa ada penderita karsinoma sel basal yang pernah mengalami kanker ini sebanyak empat kali dalam hidupnya.

Dengan mengetahui gejala karsinoma sel basal, Anda diharapkan bisa lebih waspada terhadap kondisi kulit Anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter bila merasa ada luka atau kondisi kulit yang mencurigakan. Pasalnya, diagnosis dan penanganan dini akan menyembuhkan kanker karsinoma sel basal yang Anda alami.

WebMD. https://www.webmd.com/melanoma-skin-cancer/basal-cell-carcinoma#1
Diakses pada 16 Juni 2019

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/skin-cancer/basal-cell-carcinoma#causes
Diakses pada 16 Juni 2019

Skin Cancer Foundation. https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/basal-cell-carcinoma/the-five-warning-signs-images
Diakses pada 16 Juni 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5872246/
Diakses pada 16 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed