Lakukan Hal Berikut Jika Mual Muntah Saat Hamil di Malam Hari


Morning sickness tidak hanya terjadi di pagi hari melainkan juga dapat terjadi di malam hari. Kondisi ini tentu dapat mengganggu kenyamanan dan waktu tidur ibu hamil.

0,0
16 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
mual muntah saat hamil di malam hari bisa diatasi dengan tidak makan malamMenghirup udara segar menjadi salah satu cara dalam mengatasi morning sickness di malam hari
Ketika hamil muda, sebagian besar ibu mengalami morning sickness atau mual-mual yang terjadi di pagi hari. Kondisi ini merupakan tanda-tanda awal masa kehamilan yang normal. Akan tetapi, tak hanya pada pagi hari, morning sickness juga ternyata bisa muncul di malam hari. Hal ini tentunya akan memengaruhi jam tidur ibu. Lantas, apa yang harus dilakukan saat ibu merasakan mual muntah saat hamil di malam hari?

Penyebab mual muntah saat hamil di malam hari

Meski istilah morning sickness secara harfiah berarti mual di pagi hari, namun sebetulnya kondisi ini dapat terjadi kapan saja, termasuk di malam hari. Kondisi hamil muda mual pada malam hari umumnya terjadi di minggu-minggu awal kehamilan dan dipicu oleh beberapa faktor, antara lain:
  • Perubahan hormon HCG yang meningkat dengan cepat pada awal kehamilan
  • Meningkatnya indra penciuman dan kepekaan terhadap bau
  • Saluran pencernaan yang sensitif saat hamil
  • Asam lambung meningkat
  • Gen tertentu yang berperan dalam perkembangan plasenta.
Dalam kasus yang jarang terjadi, beberapa kondisi tertentu, seperti penyakit tiroid atau hati, juga dapat menyebabkan rasa mual dan muntah yang parah. Wanita hamil yang mengandung anak kembar pun lebih mungkin mengalami mual hebat. Mual muntah saat hamil di malam hari dapat muncul ketika hendak tidur atau terjadi di tengah-tengah waktu tidur. Hal ini tentu dapat membuat kualitas dan kuantitas tidur ibu jadi terganggu, serta menyebabkan kelelahan ataupun dehidrasi.Dikutip dari ACOG, Morning sickness dapat terjadi selama beberapa minggu atau bulan, namun biasanya akan mereda saat menjelang akhir trimester pertama kehamilan. Akan tetapi, beberapa wanita hamil mungkin saja mengalaminya sepanjang kehamilan. Baca juga: 19 Tanda-Tanda Hamil yang Wajib Diketahui Setiap Wanita

Mengatasi morning sickness di malam hari

Ketika mengalami mual dan muntah di malam hari, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan ibu hamil untuk menghindarinya. Beberapa cara mengatasi morning sickness di malam hari, yaitu:

1. Makan camilan 

Ketika terbangun di malam hari karena merasa mual, makan camilan seperti biskuit dapat membantu untuk mengatasinya agar ibu merasa lebih baik dan kembali tidur. Sebaiknya, siapkan camilan di samping tempat tidur agar Anda tak perlu repot-repot mengambilnya.

2. Jauhkan bau-bau yang menyengat

Jika dalam kamar terdapat benda atau wewangian yang menimbulkan bau kuat hingga memicu Anda mual, sebaiknya jauhkan hal tersebut. Berdekatan dengan hal-hal yang berbau dapat memperburuk mual yang Anda rasakan. Oleh sebab itu, segeralah jauhkan pemicu bau agar mual segera mereda.

3. Minum air jahe

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat mengurangi mual dan muntah yang terjadi dalam kehamilan. Jika mengalami mual muntah saat hamil di malam hari, Anda dapat mencoba minum air jahe atau air jahe untuk mengatasinya.Rebuslah jahe segar berukuran 5 cm dalam 1 cangkir air panas selama 10-20 menit. Akan tetapi, jika ibu hamil memiliki gangguan kesehatan tertentu sebaiknya konsultasikan pada dokter sebelum menggunakannya.

4. Menghirup udara segar

Ketika mual terjadi di malam hari, tenangkan diri Anda. Atur pernapasan dengan cara tarik napas yang dalam dan hembuskan perlahan. Lakukanlah berulang hingga Anda merasa tenang dan mual mereda.Anda juga dapat menghirup udara segar dengan membuka jendela karena udara yang pengap dapat memicu mual. Selain itu, ibu juga dapat menghirup aromaterapi yang beraroma segar, seperti mint, lemon, atau jeruk, untuk mengurangi morning sickness tersebut.

5. Tetap terhidrasi

Ketika mengalami mual atau muntah, ibu hamil bisa saja kekurangan cairan. Oleh sebab itu, pastikan untuk tetap terhidrasi dengan sering minum air putih. Tak hanya itu, minuman yang mengandung elektrolit juga dapat membantu mencegah dehidrasi.

6. Hindari makan makanan berlemak 

Selain itu, untuk membantu mencegah ibu hamil mual pada malam hari, hindari makan malam ketika waktu tidur telah dekat. Sebab berbaring setelah makan dapat memperlambat pencernaan hingga memicu rasa mual.Ketika makan malam, hindari pula makanan berlemak karena makanan tersebut membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna. Tak hanya itu, makanan yang pedas, asam, dan digoreng juga harus dihindari karena dapat mengiritasi sistem pencernaan. Sebaiknya, konsumsilah makanan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, karena termasuk menu yang baik dan sehat untuk makan malam Anda. Terapkan juga gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan rutin berolahraga untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat dan mencegah mual tengah malam saat hamil muda.Baca juga: 10 Makanan Penghilang Rasa Mual yang Ampuh

Pesan dari SehatQ

Segera periksakan diri Anda pada dokter jika mual muntah saat hamil di malam hari yang dialami tergolong parah, berat badan turun, atau terdapat tanda dehidrasi untuk mendapat penanganan yang tepat. Dokter mungkin akan meresepkan vitamin B-6 dan doxylamine yang dapat mengatasi mual dan membantu Anda tidur. Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
mualkehamilanmorning sickness
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_sleep-problem-morning-sickness-at-night_7538.bc. Diakses pada 16 Desember 2019.Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/morning-sickness-at-night#seek-help. Diakses pada 16 Desember 2019.Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/sleeping-positions-in-pregnancy
Diakses 6 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait