4 Makanan Ini Mengandung Zat Besi untuk Menambah Sel Darah Merah

02 Mei 2019 | Oleh
Salah satu bahan makanan dengan kandungan zat besi bagi tubuh adalah bayam
Bayam merupakan salah satu bahan makanan mengandung zat besi, yang diperlukan tubuh.

Saat ini, ada banyak pilihan makanan mengandung zat besi yang bisa Anda konsumsi, untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sebab, tubuh manusia memerlukan mineral untuk bisa berfungsi maksimal. Salah satunya adalah zat besi, yang memegang peranan penting, dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh, serta memproduksi sel darah merah.

Agar bisa menjalankan fungsinya dengan optimal, tubuh memerlukan asupan zat besi sebanyak 18 miligram (mg) setiap hari. Jika tidak, maka tubuh akan kekurangan zat besi. Akibatnya, Anda bisa merasakan gejala berupa rasa lemah, lesu, dan letih. Kondisi ini dikenal sebagai anemia. Berikut ini empat sumber makanan dengan kandungan zat besi tinggi.

Sumber Makanan Mengandung Zat Besi

1. Kerang sebagai Sumber Makanan Mengandung Zat Besi

Tidak hanya lezat, semua jenis kerang memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi. Terutama jenis tiram. Untuk setiap 100 gram kerang, terdapat sekitar 28 mg zat besi, yang bisa memenuhi kebutuhan harian kita.

Seporsi kerang juga mengandung 26 gram protein, vitamin C, dan vitamin B12. Selain itu, semua kerang mengandung nutrisi yang tinggi dan terbukti bisa menambah kadar kolesterol baik (HDL) di dalam darah.

2. Bayam

Sejak lama, bayam dipercaya menjadi makanan penambah zat besi. Dalam setiap 100 gram bayam yang dimasak, terdapat 3,6 mg zat besi. Jumlah tersebut mampu memenuhi 20 persen kebutuhan harian atas zat besi.

Selain itu, bayam juga mengandung vitamin C, yang secara signifikan dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Para peneliti pun mengungkapkan fakta unik berikut ini. Bayam rupanya juga mengandung karotenoid, yang dapat mengurangi risiko kanker, inflamasi atau peradangan, serta melindungi kesehatan mata.

3. Hati

Daging jeroan seperti hati, ginjal, otak dan jantung semuanya tinggi kadar zat besi. Wanita yang sedang menstruasi bisa terserang gejala anemia seperti lesu, lemah dan mudah lelah.

Untuk itu, jangan ragu untuk mengonsumsi hati ayam atau hati sapi, untuk mendapatkan tambahan zat besi. Setiap porsi 100 gram hati sapi dapat mengandung 6,5 mg zat besi.

Daging jeroan ini juga kaya akan protein, vitamin B, tembaga dan selenium. Dengan mengonsumsi jeroan, Anda bisa mendapatkan zat kolin, yaitu nutrisi penting untuk kesehatan otak dan jantung.

4. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang-kacangan juga mengandung nutrisi penting bagi tubuh. Yang paling umum adalah kacang Arab, kacang polong, kacang kedelai, dan lentil.

Jenis kacang-kacangan tersebut adalah sumber zat besi yang tinggi, terutama bagi para vegetarian. Secangkir lentil (198 gram) yang dimasak,  mengandung 6,6 mg zat besi. Jumah ini setara 37 persen kebutuhan harian tubuh terhadap zat besi.

Di sisi lain, kacang-kacangan juga kaya asam folat, potasium, dan magnesium, yang mampu meningkatkan energi dan daya tahan tubuh. Mengonsumsi makanan mengandung zat besi secara rutin, akan membantu Anda menjaga kondisi kesehatan dan stamina, untuk beraktivitas setiap hari.

Suplemen Penambah Darah Sebagai Alternatif

Umumnya, sumber makanan tinggi zat besi memang bisa diperoleh pada protein hewani. Misalnya, hati, ikan, maupun daging. Namun jika tidak bisa memperoleh bahan-bahan makanan tersebut, Anda bisa mengonsumsi tablet penambah darah, untuk mencegah dan mengatasi anemia.

Wanita berusia subur direkomendasikan mengonsumsi tablet penambah darah, satu kali seminggu. Selain itu, wanita pun disarankan untuk mengonsumsinya satu kali sehari selama haid. Ibu hamil sebaiknya meminum tablet penambah darah ini satu kali sehari, selama masa kehamilan, atau setidaknya 90 hari.

Referensi

Healhtline. https://www.healthline.com/nutrition/best-foods-high-in-zinc
Diakses pada November 2018

Women's Health. https://www.womenshealthmag.com/food/g25632967/foods-high-in-zinc/
Diakses pada Januari 2019

Kementerian Kesehatan RI. http://sinforeg.litbang.depkes.go.id/upload/regulasi/PMK_No._88_ttg_Tablet_Tambah_Darah_.pdf
Diakses pada 28 Februari 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top