4 Cara Mengatasi Diare yang Dapat Dilakukan di Rumah

Yogurt dengan kandungan probiotik merupakan salah satu cara ampuh mengatasi diare
Konsumsi makanan berprobiotik seperti yogurt sebagai cara mengatasi diare

Perut mulas seperti melilit dan buang air besar terus-menerus pasti sering dialami ketika Anda diare. Terkadang diare bukanlah sesuatu yang serius dan akan hilang dengan sendirinya. Namun, adakah cara mengatasi diare dengan efektif dan aman?

Diare merupakan reaksi alamiah tubuh dalam melawan bakteri atau virus yang masuk ke tubuh. Akan tetapi, terkadang reaksi ini membuat kewalahan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Diare dapat disebabkan oleh beberapa hal, tetapi penyebab paling umum adalah karena infeksi bakteri, virus, atau parasit.

Anda perlu waspada jika diare yang Anda alami memiliki tanda-tanda berikut:

  • telah berlangsung lebih dari dua hari
  • membuat Anda dehidrasi
  • merasakan rasa sakit yang parah di daerah perut
  • feses mengandung darah atau berwarna hitam
  • mengalami demam di atas 39 derajat Celcius

Bisa jadi diare yang dialami adalah karena suatu penyakit tertentu. Segera konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Mengatasi Diare yang Dapat Dilakukan di Rumah

Jika Anda hanya mengalami diare ringan, Anda dapat menggunakan cara mengatasi diare berikut ini:

1. Mengonsumsi Makanan yang Tidak Terlalu Padat dan Rendah Serat

Cara mengatasi diare dapat dimulai dengan tidak memperparah gejala diare. Anda dapat mengonsumsi makanan yang tidak terlalu padat dan rendah serat, seperti nasi, pisang, biskuit krakers, telur, ayam, roti yang dipanggang, kentang, dan sebagainya.

Konsumsi makanan tersebut sampai kondisi pencernaan normal kembali. Selama beberapa hari, Anda juga harus menghindari sayuran mentah, kacang-kacangan, kubis, kopi, alkohol, minuman bersoda, makanan yang mengandung susu, berbumbu, tinggi serat, dan berlemak atau digoreng.

2. Mengonsumsi Obat Anti-Diare

Mengonsumsi obat adalah salah satu cara mengatasi diare yang paling umum dilakukan. Anda tidak perlu khawatir karena obat anti-diare dapat ditemukan di berbagai tempat. Obat anti-diare hanya membantu untuk mengontrol frekuensi buang air besar.

Oleh karenanya, jika diare disebabkan oleh infeksi atau kondisi medis tertentu, obat anti-diare dapat memperparah infeksi atau kondisi medis yang dialami. Sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi ke dokter agar dapat mengatasi gangguan atau penyakit yang menyebabkan diare.

3. Mengonsumsi Probiotik

Cara mengatasi diare yang berikutnya adalah dengan mengonsumsi probiotik. Probiotik tidak hanya bisa didapatkan dari makanan tertentu, seperti yogurt. Akan tetapi, probiotik dapat juga dibeli dalam kemasan kapsul atau cairan.

Probiotik dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus. Namun, efektivitas dari probiotik sebagai cara menangani diare masih perlu untuk diteliti lebih lanjut.

4. Meminum Banyak Cairan

Diare dapat menyebabkan dehidrasi dan oleh karenanya penting bagi Anda untuk terus mengganti cairan tubuh yang hilang. Anda dapat meminum air mineral, kuah ayam tanpa lemak, teh dengan madu, minuman isotonik, oralit, dan sebagainya.

Sebaiknya Anda meminum cairan sebelum atau sesudah makan. Anda perlu untuk minum setidaknya 8-12 cangkir air per hari saat sedang sakit.

Cara mencegah diare yang bisa dilakukan di rumah

Setelah mengetahui cara mengatasi diare di atas, baiknya Anda memahami beberapa cara mencegah diare agar penyakit menyebalkan ini tidak datang lagi.

  • Cuci tangan

Diare ternyata dapat menular, lho. Apalagi kalau tangan Anda menyentuh benda yang telah terkontaminasi dengan virus penyebab diare. Maka dari itu, cara mencegah diare yang pertama adalah rajin mencuci tangan.

Penelitian membuktikan, mencuci tangan dapat menurunkan risiko terserang diare sebanyak 30%.

  • Tahu kapan harus ke dokter

Cara mencegah diare selanjutnya adalah tahu kapan harus ke dokter. Masalahnya, banyak penderita diare yang menggampangkan penyakit ini, sehingga diare datang kembali.

Ketika diare sudah dirasakan selama 2 hari atau tinja berwarna hitam dan mengandung darah, ada baiknya Anda segera datang ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

  • Jangan olahraga saat diare

Olahraga berlebihan saat diare bisa menyebabkan penyakit ini tidak sembuh. Sebab, dehidrasi atau kehilangan cairan akibat olahraga berlebih juga sering terjadi. Akhirnya mengakibatkan diare tidak sembuh.

Kembalilah ke gym sesaat diare sudah pulih sepenuhnya. Ingat, jangan memaksakan diri Anda di saat diare sedang menyerang, ya!

Cara mengatasi diare sebenarnya tidak terlalu sulit. Ingatlah untuk selalu beristirahat yang cukup serta menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diarrhea/symptoms-causes/syc-20352241
Diakses pada 28 Maret 2019

WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/understanding-diarrhea-treatment#1
https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-diarrhea#2
Diakses pada 28 Maret 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/diarrhea/treatment/dos-donts-treating-diarrhea-quick-relief/
Diakses pada 24 Februari 2020

Artikel Terkait