Sebelum melakukan perjalanan mudik atau pulang mudik, lakukan persiapan matang untuk menjaga kesehatan
Mudik membutuhkan persiapan matang agar kesehatan Anda terjaga

Perjalanan mudik atau pulang mudik sebagai rangkaian dari Idulfitri merupakan waktu yang dinantikan banyak orang setiap tahunnya. Momen untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman tentunya tidak ingin dilewatkan. Oleh karena itu, saat perjalanan mudik atau pulang mudik, penting bagi Anda selalu menjaga kesehatan agar pengalaman mudik menjadi berkesan dan menyenangkan.

Penyakit-penyakit umum saat mudik dan pulang mudik

Sebagai langkah menjaga kesehatan di perjalanan, penting bagi Anda untuk mengenal penyakit-penyakit yang umumnya menyerang saat mudik dan pulang mudik. Beberapa penyakit yang sering terjadi, antara lain:

1. Mabuk perjalanan

Mabuk perjalanan terjadi akibat pergerakan yang Anda lihat tidak sejalan dengan sensasi yang diterima pada telinga dalam. Kondisi ini menyebabkan penderitanya merasakan pusing, mual, hingga muntah. Mabuk perjalanan bisa terjadi ketika Anda melakukan perjalanan mudik atau pulang mudik baik menggunakan jalur darat, laut, maupun udara.            

Mabuk perjalanan lebih rentan terjadi pada anak-anak dan wanita hamil. Adanya mual, muntah, dan pusing selama perjalanan mudik atau pulang mudik tentunya akan membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan melelahkan.

Untuk menghindari kondisi ini, Anda dapat mencegahnya dengan memilih posisi tempat duduk yang tepat. Di dalam mobil atau bus, pilihlah tempat duduk di bagian depan. Posisi duduk di sebelah pengemudi adalah posisi terbaik jika Anda sering mengalami mabuk perjalanan.

Selain itu, siapkan obat antimual, seperti obat difenhidramin dan dimenhidrinat untuk mengantisipasi bila Anda mengalami mual saat perjalanan mudik atau pulang mudik. Akan tetapi, jangan konsumsi obat-obatan ini bila Anda harus mengemudi karena dapat menyebabkan kantuk. Namun untuk ibu hamil dan menyusui diharapkan konsultasikan ke dokter sebelum berpergian jauh.

2. Deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam

Trombosis vena dalam atau DVT juga termasuk salah satu penyakit yang mengintai saat mudik, terutama bila Anda melakukan perjalanan jauh. DVT adalah penggumpalan darah yang tumbuh pada pembuluh darah. Kondisi ini biasanya terjadi pada kaki, yang ditandai dengan rasa sakit dan pembengkakan.

DVT lebih sering terjadi saat melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Ruang tempat duduk yang sempit dan sulitnya untuk bergerak membuat risiko DVT semakin meningkat. Namun, perjalanan mudik dengan transportasi lainnya juga memiliki risiko terjadinya DVT.

Duduk dalam waktu lama menyebabkan terbentuk gumpalan darah pada pembuluh darah vena. Gumpalan darah ini dapat berbahaya apabila terlepas dan berjalan menuju paru-paru. Kondisi ini dinamakan emboli paru dan dapat berakibat fatal bila tidak segera diobati oleh dokter.

Tidak semua orang akan mengalami DVT setelah melakukan perjalanan panjang. Seseorang dengan riwayat memiliki gumpalan darah sebelumnya, adanya riwayat DVT pada keluarga, gangguan pembekuan darah, operasi dalam waktu dekat, hamil, konsumsi pil KB, kanker, obesitas, dan usia tua merupakan kelompok yang berisiko mengalami DVT.

Untuk mencegah Anda mengalami DVT saat melakukan perjalanan mudik atau pulang mudik, lakukanlah langkah-langkah berikut:

  • Bangunlah dari tempat duduk dan berjalan setiap 2-3 jam.
  • Waspadai gejala terjadinya penggumpalan pada darah dan segeralah berkonsultasi dengan dokter apabila Anda mengalami hal tersebut
  • Jika Anda memiliki risiko tinggi untuk mengalami DVT, konsultasikan pada dokter sebelum melakukan perjalanan mudik, terutama bila Anda akan melakukan perjalanan panjang. Dokter dapat memberikan saran untuk mencegah Anda mengalami DVT saat mudik.

3. Influenza

Lelah yang dialami selama perjalanan mudik atau pulang mudik bisa menyebabkan penurunan kekebalan tubuh. Kondisi ini menyebabkan Anda rentan mengalami infeksi. Perjalanan mudik, terutama dengan kendaraan umum, akan meningkatkan paparan virus dan bakteri sehingga berbagai penyakit tertentu lebih rentan menyerang. Salah satunya adalah influenza atau flu. Tangan yang penuh kuman penyakit menjadi salah satu sumber utama penyebab Anda mengalami flu.

Pastikan Anda cukup beristirahat dan minum air dalam jumlah cukup selama perjalanan mudik. Selain itu, siapkan obat parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan gejala flu dan pegal-pegal yang dialami selama mudik.

Wilson ME. Travel and the Emergence of Infectious Diseases - Volume 1, Number 2—April 1995 - Emerging Infectious Diseases journal - CDC. https://wwwnc.cdc.gov/eid/article/1/2/95-0201_article
Diakses pada Mei 2019

CDC. https://wwwnc.cdc.gov/travel/page/motion-sickness
Diakses pada Mei 2019

CDC. https://wwwnc.cdc.gov/travel/page/dvt
Diakses pada Mei 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/pictures/steer-clear-common-travel-illnesses/
Diakses pada Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed