Ciri-ciri Cacingan pada Anak Ini Wajib Anda Ketahui


Cacingan pada anak biasanya disebabkan cacing tambang, cacing cambuk, dan cacing gelang. Orangtua perlu cermat mengenali gejala cacingan dan mencegah penyakit cacingan pada anak.

(0)
22 Jun 2019|Anita Djie
Bermain lumpur bisa menyebabkan infeksi cacing tambang, cacing cambuk, dan cacing gelangCacingan pada anak biasanya terjadi jika anak tidak membersihkan diri sehabis terpapar kotoran
Cacingan adalah penyakit yang sering terjadi pada anak-anak, apalagi jika anak aktif bermain di luar. Ketika mereka bermain di tanah yang terkontaminasi larva atau telur cacing, nah inilah salah satu kesempatan si anak terkena cacingan. Sebagai orangtua, tentu Anda ingin supaya anak dapat bebas bermain dan berkembang, namun terhindar dari penyakit. Maka, kenali lebih dalam mengenai penyebab cacingan untuk dapat mencegah penyakit ini pada anak-anak. 

Penyebab cacingan pada anak

Terdapat berbagai jenis infeksi cacing yang bisa dialami oleh anak, tetapi di Indonesia, cacingan pada anak umumnya disebabkan oleh cacing cambuk, cacing tambang, dan cacing gelang.
  • Cacing tambang

Cacing tambang jenis Necator americanus dan Ancylostoma duodenale adalah pelaku dari hookworm infection pada anak. Hookworm infection atau infeksi cacing tambang timbul saat cacing tambang masuk ke tubuh penderita melalui kulit.Hookworm infection dapat terjadi ketika seseorang berjalan dengan kaki telanjang di tanah yang terkontaminasi dengan telur atau larva. Larva atau telur cacing tambang juga dapat masuk ke tubuh ketika seseorang menghirup partikel tanah yang terkontaminasi. Misalnya, kalau anak tidak mencuci tangan dengan benar dan memasukkan tangan ke mulut. Saat sudah masuk ke dalam tubuh, maka telur atau larva dapat menempel dan hidup di usus penderita hingga menjadi cacing dewasa.Hookworm infection bisa memicu anemia dan kekurangan nutrisi karena cacing tambang mengisap darah untuk mendapatkan asupan nutrisi. [[artikel-terkait]]
  • Cacing cambuk

Cacingan pada anak karena infeksi cacing cambuk disebabkan oleh cacing cambuk jenis Trichuris trichiura. Istilah cacing cambuk muncul karena bentuk khas dari cacing cambuk yang seperti cambuk.Seseorang bisa terjangkit infeksi cacing cambuk setelah menelan tanah yang mengandung telur atau larva cacing cambuk atau meminum air yang terkontaminasi tinja penderita infeksi cacing cambuk.Seseorang juga bisa menderita infeksi cacing cambuk ketika menyentuh tanah yang terkontaminasi dengan telur atau larva cacing cambuk menggunakan tangan, dan memasukkannya ke mulut. Buah-buahan dan sayuran yang terkontaminasi telur atau larva cacing yang tidak dicuci bersih dan dimasak sampai matang juga bisa menyebabkan infeksi cacing cambuk.
  • Cacing gelang

Salah satu spesies cacing gelang, yaitu Ascaris lumbricoides menyerang bagian usus kecil. Infeksi cacing gelang adalah cacingan pada anak yang paling umum terjadi. Infeksi cacing gelang bisa terjadi ketika telur atau larva cacing gelang tertelan.Makanan yang terkontaminasi dengan telur cacing gelang yang tidak dicuci dan dimasak sampai matang adalah salah satu cara cacing gelang menginfeksi manusia. Cara lainnya adalah saat anak memasukkan tangan yang belum dicuci sehabis memegang tanah yang terkontaminasi telur atau larva cacing gelang ke mulut.
Cacingan pada anak dapat ditangani dengan pemberian obat antiparasit

Ciri-ciri cacingan pada anak

Ada beberapa tanda yang dapat Anda perhatikan apabila Anda curiga bahwa anak terkena cacingan, terutama apabila anak memang aktif bermain di luar. Berdasarkan jenis cacing, maka berikut adalah beberapa ciri-ciri khas penderitanya.

Ciri-ciri anak terkena cacing tambang

Cacing tambang hidup dengan mengisap darah dari usus penderitanya. Oleh karena itu, kondisi ini dapat menyebabkan anemia. Selain anemia, beberapa tanda dari hookworm infection adalah:
  • Penurunan berat badan
  • Demam 
  • Kehilangan nafsu makan 
  • Sakit perut 
  • Masalah pernapasan 
  • Diare
  • Kelelahan 
  • Ruam merah yang gatal pada kulit

Ciri-ciri anak terkena cacing cambuk

Penderita dapat mengalami beberapa gejala berikut:
  • Sakit perut 
  • Mual 
  • Sakit kepala 
  • Muntah 
  • Diare yang disertai darah
  • Frekuensi buang air besar yang meningkat dan diiringi rasa sakit
  • Ketidakmampuan untuk menahan buang air besar
  • Penurunan berat badan.

Ciri-ciri anak terkena cacing gelang

Umumnya, infeksi cacing gelang tidak terlihat gejalanya. Tetapi, ada beberapa gejala yang mungkin dapat Anda perhatikan, yaitu:
  • Infeksi cacing gelang pada paru-paru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di dada, dahak yang mengandung darah, sesak napas, demam, dan batuk.
  • Infeksi cacing gelang pada usus memicu muntah, turunnya nafsu makan, adanya cacing dalam tinja, mual, diare, pencernaan yang terhalang, penurunan berat badan, gangguan pertumbuhan, dan sakit perut.

Penanganan cacingan pada anak

Penanganan cacingan pada anak tergantung dari jenis cacing yang menginfeksi anak. Umumnya, dokter akan memberikan anak obat antiparasit yang sesuai dengan jenis cacingan pada anak.Bila anak terinfeksi cacing pita, maka dokter biasanya akan memberikan obat praziquante. Sementara jika anak diserang oleh cacing gelang, maka dokter akan memberikan obat berupa mebendazole dan albendazole.Beberapa minggu setelah obat-obatan diberikan, dokter akan mengambil sampel tinja anak untuk melihat apakah cacing pada anak sudah benar-benar hilang.

Cara mencegah cacingan pada anak

Cacingan pada anak bisa dicegah dengan menjaga kebersihan diri. Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan sehabis dari kamar mandi dan sebelum makan. Gunting kuku anak agar tetap pendek.Minta anak untuk menggunakan alas kaki saat bermain di luar untuk mencegah cacingan pada anak. Selain itu, pastikan agar bahan makanan selalu dicuci dan dimasak sampai matang sebelum dikonsumsi.
infeksi cacinganak sakitinfeksi cacing ususinfeksi cacing gelang parasit
Government of South Australia. https://www.sahealth.sa.gov.au/wps/wcm/connect/public+content/sa+health+internet/health+topics/health+conditions+prevention+and+treatment/infectious+diseases/worms/worms+-+including+symptoms+treatment+and+prevention
Diakses pada 04 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/ascariasis
Diakses pada 04 Juni 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/intestinal-worms
Diakses pada 24 Juli 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/whipworm-infection
Diakses pada 04 Juni 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/313077.php
Diakses pada 04 Juni 2019
Stanford Children's Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=roundworm-infections-in-children--160-54
Diakses pada 20 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait