logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Cacingan pada Anak, Kenali Ciri-Ciri hingga Cara Mengatasinya

open-summary

Cacingan pada anak umumnya terjadi pada usia 5-10 tahun. Kondisi ini dapat ditandai dengan gatal di sekitar anus, sering sakit perut, kurang nafsu makan, hingga berat badan turun.


close-summary

4

(12)

25 Des 2021

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Bermain lumpur bisa menyebabkan infeksi cacing tambang, cacing cambuk, dan cacing gelang

Cacingan pada anak biasanya terjadi jika anak tidak membersihkan diri sehabis terpapar kotoran

Table of Content

  • Penyebab cacingan pada anak
  • Ciri-ciri cacingan pada anak yang umum terjadi
  • Ciri-ciri cacingan pada anak berdasarkan jenisnya
  • Berapa banyak kasus cacingan pada anak?
  • Cara mengobati cacingan pada anak
  • Cara mencegah cacingan pada anak

Cacingan adalah penyakit yang sering terjadi pada anak-anak, apalagi jika anak aktif bermain di luar. Ketika mereka bermain di tanah yang terkontaminasi larva atau telur cacing, inilah salah satu penyebab terjadinya cacingan pada anak.

Advertisement

Setelah terinfeksi, akan timbul ciri-ciri anak cacingan yang patut diwaspadai orangtua karena bisa mengganggu keseharian si kecil. Selain itu, kenali lebih dalam mengenai penyebab hingga cara mencegah penyakit ini.

Penyebab cacingan pada anak

Penyakit cacingan pada anak umumnya terjadi di usia 5-10 tahun. Terdapat berbagai jenis infeksi cacing yang bisa dialami oleh anak. Di Indonesia, cacingan pada anak umumnya disebabkan oleh cacing cambuk, cacing tambang, dan cacing gelang.

Berikut adalah penyebab cacingan pada anak yang dapat terjadi:

  • Cacing tambang

Cacing tambang jenis Necator americanus dan Ancylostoma duodenale adalah pelaku dari hookworm infection pada anak. Hookworm infection atau infeksi cacing tambang timbul saat cacing tambang masuk ke tubuh penderita melalui kulit.

Hookworm infection dapat terjadi ketika seseorang berjalan dengan kaki telanjang (nyeker) di tanah yang terkontaminasi dengan telur atau larva.

Larva atau telur cacing tambang juga dapat masuk ke tubuh ketika seseorang menghirup partikel tanah yang terkontaminasi. Misalnya, kalau anak tidak mencuci tangan dengan benar dan memasukkan tangan ke mulut.

Saat sudah masuk ke dalam tubuh, maka telur atau larva dapat menempel dan hidup di usus penderita hingga menjadi cacing dewasa.

Hookworm infection bisa memicu anemia dan kekurangan nutrisi karena cacing tambang mengisap darah untuk mendapatkan asupan nutrisi.

  • Cacing cambuk

Penyebab anak cacingan selanjutnya adalah cacing cambuk. Cacingan pada anak karena infeksi cacing cambuk disebabkan oleh jenis Trichuris trichiura. Istilah cacing cambuk muncul karena bentuk khas dari cacing ini yang menyerupai cambuk.

Anak bisa terjangkit infeksi cacing cambuk setelah menelan tanah yang mengandung telur atau larvanya atau meminum air yang terkontaminasi tinja penderita infeksi cacing ini.

Anak juga dapat menderita infeksi cacing cambuk ketika menyentuh tanah yang terkontaminasi dengan telur atau larva cacing cambuk menggunakan tangan, dan memasukkannya ke mulut.

Buah-buahan dan sayur yang terkontaminasi telur atau larva cacing yang tidak dicuci bersih dan dimasak sampai matang, juga bisa menyebabkan infeksi cacing cambuk.

  • Cacing gelang

Salah satu spesies cacing gelang adalah Ascaris lumbricoides menyerang bagian usus kecil. Infeksi cacing gelang adalah jenis cacingan pada anak yang paling umum terjadi. 

Infeksi cacing ini bisa terjadi ketika telur atau larva cacing gelang tertelan. Makanan yang terkontaminasi dengan telur cacing gelang yang tidak dicuci dan dimasak sampai matang adalah salah satu cara cacing ini menginfeksi manusia.

Cara lainnya adalah saat anak memasukkan tangan yang belum dicuci sehabis memegang tanah yang terkontaminasi telur atau larva cacing gelang ke mulut.

Baca Juga

  • Orangtua Perlu Tahu 7 Ciri-ciri Bayi Sakit yang Mungkin Menjadi Tanda Kondisi Serius
  • Cacing Gelang alias Cacing Perut, Ini Infeksi yang Disebabkannya
  • Penyebab Perut Anak Buncit tapi Kurus dan Cara Mengobatinya

Ciri-ciri cacingan pada anak yang umum terjadi

anak sakit perut
Cacingan bisa menyebabkan anak sakit perut

Sebagian besar kasus cacingan pada anak tidak menunjukkan gejala serius. Namun, ada beberapa ciri-ciri cacingan pada anak yang dapat Anda perhatikan, terutama apabila ia aktif bermain di luar. 

Berikut adalah ciri-ciri anak cacingan yang umum terjadi:

  • Gatal di sekitar area anus, terutama pada malam hari
  • Kemerahan atau iritasi di sekitar anus
  • Merasa gelisah atau tidak nyaman
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Mudah marah
  • Kurang nafsu makan
  • Berat badan turun
  • Keluarnya cacing saat BAB.

Jika terjadi gejala cacingan pada anak, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter agar ia mendapat penanganan yang tepat.

Ciri-ciri cacingan pada anak berdasarkan jenisnya

Berdasarkan jenis cacingnya, berikut adalah ciri-ciri anak cacingan yang bisa Anda identifikasi.

Ciri-ciri anak terkena cacing tambang

Cacing tambang hidup dengan mengisap darah dari usus penderitanya. Oleh karena itu, kondisi ini dapat menyebabkan anemia. Selain anemia, beberapa tanda-tanda anak cacingan akibat cacing tambang, yaitu:

  • Penurunan berat badan
  • Demam 
  • Kehilangan nafsu makan 
  • Sakit perut 
  • Masalah pernapasan 
  • Diare
  • Kelelahan 
  • Ruam merah yang gatal pada kulit

Ciri-ciri anak terkena cacing cambuk

Tanda-tanda cacingan pada anak akibat cacing cambuk, di antaranya:

  • Sakit perut 
  • Mual 
  • Sakit kepala 
  • Muntah 
  • Diare yang disertai darah
  • Frekuensi buang air besar yang meningkat dan diiringi rasa sakit
  • Ketidakmampuan untuk menahan buang air besar
  • Penurunan berat badan.

Ciri-ciri anak terkena cacing gelang

Umumnya, infeksi cacing gelang tidak terlihat gejalanya. Namun, ada beberapa gejala cacingan pada anak yang mungkin dapat Anda perhatikan, yaitu:

  • Infeksi cacing gelang pada paru-paru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di dada, dahak yang mengandung darah, sesak napas, demam, dan batuk.
  • Infeksi cacing gelang pada usus memicu muntah, turunnya nafsu makan, adanya cacing dalam tinja, mual, diare, pencernaan yang terhalang, penurunan berat badan, gangguan pertumbuhan, dan sakit perut.

Berapa banyak kasus cacingan pada anak?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, infeksi cacing tambang dapat terjadi pada 576 hingga 740 juta orang di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. 156 juta di antaranya adalah anak-anak.

Di Indonesia sendiri, tercatat 28 persen anak menderita cacingan. Salah satu faktor pemicu masalah tersebut adalah kebersihan sekolah dan lingkungan sekitar yang buruk. Inilah alasan mengapa menjaga kebersihan berperan sangat penting dalam menghindari infeksi cacing.

Cara mengobati cacingan pada anak

Cara mengobati cacingan pada anak tergantung dari jenis cacing yang menginfeksi anak. Umumnya, dokter akan memberikan obat cacingan pada anak (obat antiparasit) yang sesuai dengan jenis cacingannya.

Bila anak terinfeksi cacing pita, maka dokter biasanya akan memberikan obat praziquante. Sementara jika anak diserang oleh cacing gelang, maka dokter akan memberikan obat berupa mebendazole dan albendazole.

Beberapa minggu setelah obat-obatan diberikan, dokter akan mengambil sampel tinja anak untuk melihat apakah cacing pada anak sudah benar-benar hilang.

Selain itu, cara mengatasi cacingan pada anak dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih, yaitu:

  • Mencuci tangan secara teratur
  • Menjaga kuku tetap pendek dan tidak menggigitinya
  • Mengenakan pakaian yang bersih
  • Mengganti pakaian setiap hari
  • Mencuci pakaian dalam, sprei, dan handuk dengan air panas
  • Menyapu dan mengepel rumah.

Cara mencegah cacingan pada anak

Bagaimana cara untuk mencegah penyakit cacingan pada anak-anak? Cacingan bisa dicegah dengan menjaga kebersihan diri. Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan sehabis dari kamar mandi dan sebelum makan. Gunting kuku anak agar tetap pendek.

Minta anak untuk menggunakan alas kaki saat bermain di luar untuk mencegah cacingan pada anak. Selain itu, pastikan agar bahan makanan selalu dicuci dan dimasak sampai matang sebelum dikonsumsi.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cacingan pada anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

infeksi cacinganak sakitinfeksi cacing ususinfeksi cacing gelang parasit

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved