14 Cara Alami Mengatasi Pilek pada Bayi di Tahun Pertamanya


Cara mengatasi pilek pada bayi bisa dilakukan dengan cara alami seperti memberikan obat pilek tradisional untuk bayi, salah satunya madu yang baik untuk kesehatan.

(0)
02 May 2019|Maria Yuniar
pilek pada bayi bisa diatasi dengan obat pilek tradisional untuk bayi seperti maduSaat bayi pilek, ketahui cara-cara alami mengatasi pilek pada bayi dengan obat pilek tradisional untuk bayi berikut
Memberikan obat pilek tradisional untuk bayi ketika si Kecil mengalami batuk pilek bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, pilek dan batuk pada bayi tidak bisa diatasi dengan sembarang obat-obatan yang dijual bebas di apotik, karena berisiko memiliki efek samping yang berbahaya. Dalam satu tahun pertamanya, bayi bisa mengalami pilek hingga 7 kali yang tentunya mengganggu waktu tidur dan kesehatannya. Ini karena daya tahan tubuh si Kecil belum sempurna layaknya orang dewasa.Oleh karena itu, penting untuk diketahui cara mengobati pilek pada bayi dengan obat tradisional maupun cara alami lainnya guna meminimalisir risiko yang ada. 

Obat pilek tradisional untuk bayi dan cara mengatasi pilek pada bayi secara alami

Cara mengatasi bayi pilek yang aman salah satunya adalah dengan memberikan obat alami pilek pada bayi yang minim efek samping berbahaya. Anda juga bisa menerapkan home treatment sebagai cara alami untuk mengatasi gangguan pernapasan si Kecil. Simak 14 cara alami mengatasi pilek pada bayi berikut ini:

1. Obat yang Tepat

Obat-obatan yang dijual bebas tidak selalu tepat untuk mengatasi pilek pada bayi dan juga tidak direkomendasikan untuk anak berusia di bawah 2 tahun. Anda dapat menggunakan cara alami untuk mengatasi pilek seperti pemberian obat pilek tradisional untuk bayi atau home treatment sebagai solusi utama.

2. Perbanyak Cairan

Air akan mengencerkan lendir di hidung, sekaligus mencegah dehidrasi. Untuk bayi berusia di atas 6 bulan, Anda dapat mencukupi cairan si Kecil dengan memberinya banyak air putih dan kandungan air lainnya dari buah dan sayur sebagai makanan pendamping ASI.Sedangkan untuk bayi berusia di bawah 6 bulan, perbanyak asupan ASI atau susu formulanya untuk mencukupi cairan si Kecil saat pilek. Selain itu, hindari jus atau air soda yang mengandung banyak gula. Perhatikan juga warna urine untuk memastikan asupan air untuk bayi saat pilek sudah lebih dari cukup.

3. Sedot Lendir

Bayi pilek akan mengalami kesulitan bernafas jika hidung tersumbat. Siasati dengan alat sedot ingus khusus bayi yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotik atau toko bayi. Pastikan alat dan tangan Anda sudah bersih serta gunakan alat tersebut dengan hati-hati sesuai aturan.

4. Cairan Saline

Mencuci hidung dengan cairan saline khusus bayi bisa dilakukan untuk mengencerkan lendir di hidung. Baringkan bayi lalu semprotkan cairan sesuai dosis yang dianjurkan (sekitar 2-3 tetes). Pemberian cairan ini dapat membantu lendir mengalir keluar secara alami, sehingga bayi dapat bernapas lebih lega. Cairan ini dapat dibeli dengan bebas di apotek dan aman digunakan untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan. 

5. Atur Posisi Tidur

Saat bayi pilek, Anda boleh menaikkan posisi tidur pada bagian kepalanya, misalnya meletakkan gulungan handuk di bawah bantal. Ini akan membantu jalan pernafasan karena daya gravitasi akan menurunkan cairan ingus.

6. Minuman atau Sup Hangat

Jika bayi pilek sudah memasuki masa MPASI, sajikan sup ayam hangat karena nutrisi yang dikandungnya bisa mengatasi pilek pada bayi, sekaligus mengencerkan dahak dan jalan pernafasan.

7. Bantuan Alat Humidifier

Kadar kelembaban ruangan akan membantu mengatasi pilek pada bayi, termasuk batuk dan hidung tersumbat. Untuk melembapkan ruangan, Anda dapat menggunakan alat pelembap udara atau humidifier. Udara yang lembap dan tidak kering akan membantu melegakan pernapasan si Kecil dan membuatnya tidur lebih nyenyak. Saat menggunakan alat ini, pastikan alat humidifier bersih dan jauh dari jangkauan bayi.

8. Beri Uap Alami

Jika hidung bayi tersumbat, hangatkan kamar mandi dengan cara membuka air panas supaya suhu dan uap udara naik. Bawa bayi ke dalam kamar mandi selama 10-15 menit untuk menghangatkan dan menenangkannya. 

9. Jauhi dari Polutan

Polutan seperti asap rokok bisa memperparah iritasi pada hidung dan tenggorokan. Jauhi bayi dari kepulan asap rokok.

10. Banyak Istirahat

Tidur adalah kunci untuk imunitas tubuh yang kuat. Tidur yang cukup bisa membantu mengatasi pilek pada bayi, apalagi jika ditambah dengan dekapan hangat dari orang tua.

11. Mandikan dengan Busa

Memandikan bayi dengan busa dan air yang sedikit hangat dapat menjadi proses kompres sekaligus membuat bayi rileks. Hindari air dingin, es, atau alkohol saat mandi.

12. Menu Padat Gizi

Pastikan menu makanan bayi selalu bergizi seperti protein, sayur-sayuran, dan lemak baik. Jika bayi pilek masih dalam masa MPASI, ASI bisa menjadi senjata ampuh untuk mengatasi pilek pada bayi.

13. Madu

Jika anak sudah berusia lebih dari 1 tahun, madu bisa menjadi cara untuk meredakan batuk di malam hari. Studi menunjukkan kalau 1 sendok teh madu sebelum tidur bisa membuat anak tidur tanpa dirundung batuk. Pastikan anak sudah melewati usia 1 tahun untuk menghindari penyakit botulisme. Selain madu, Anda juga bisa menggunakan bahan alami lainnya seperti jeruk nipis hingga lemon untuk anak yang telah berusia 1 tahun ke atas.

14. Hubungi Dokter

Pilek bayi tidak kunjung sembuh walau sudah mencoba cara-cara alami yang dianjurkan? Segera hubungi dokter jika bayi pilek berusia di bawah 3 tahun, demam di atas 37 celcius, rewel, dan tidak mau minum. Untuk anak balita, segera hubungi dokter bila ada keluhan sakit pada telinga, masalah pernafasan, batuk lebih dari 1 minggu, dahak lebih dari 10-14 hari, dan demam di atas 37 celcius selama 3 hari berturut-turut.

Penyebab bayi pilek

Setelah mengetahui apa saja cara alami dan obat pilek tradisional untuk bayi, ketahui juga penyebab pilek pada bayi agar kondisi serupa tidak terulang. Adapun sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko bayi pilek di antaranya seperti:
  • Perubahan cuaca
  • Alergi
  • Terpapar udara kotor seperti asap rokok dan polusi serta udara kering dan dingin
  • Infeksi virus
Memberikan obat untuk anak di bawah 4 tahun tanpa resep dokter bukanlah cara mengobati pilek pada bayi yang dianjurkan. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga tidak merekomendasikan penggunaan antibiotik untuk bayi pilek dan batuk. Oleh karena itu, atasi pilek dan batuk si Kecil dengan cara yang alami seperti pemberian obat pilek tradisional untuk bayi daripada memberikan obat-obatan tanpa resep dokter. Jika gejala pilek dan batuk bayi tidak kunjung membaik dan disertai demam hingga sulit bernapas, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
bayi pilek
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-natural-cold-remediesDiakses pada September 2018Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/common-cold-in-babies/diagnosis-treatment/drc-20351657 Diakses pada 26 Oktober 2020IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/bahaya-membeli-antibiotik-sendiri Diakses pada 26 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait