14 Cara Alami Mengatasi Pilek pada Bayi di Tahun Pertamanya

Bayi bisa mengalami pilek hingga 7 kali dalam setahun
Saat bayi pilek, ketahui cara-cara alami mengatasi pilek pada bayi secara tepat

Bayi sangat rentan terhadap pilek. Dalam usia pertama, bayi bisa mengalami pilek hingga 7 kali yang tentunya mengganggu waktu tidur dan kesehatannya. Oleh karena itu, penting diketahui cara alami untuk mengatasi pilek pada bayi. Simak 14 cara alami mengatasi pilek pada bayi berikut ini:

1. Obat yang Tepat

Obat-obatan yang dijual bebas tidak selalu tepat untuk mengatasi pilek pada bayi dan juga tidak direkomendasikan untuk anak berusia di bawah 2 tahun. Anda dapat menggunakan cara-cara alami untuk mengatasi pilek sebagai solusi pertama jika bayi pilek.

2. Perbanyak Cairan

Air akan mengencerkan lendir di hidung, sekaligus mencegah dehidrasi. Berikan bayi pilek ASI dan susu, namun hindari jus atau air soda yang mengandung banyak gula. Perhatikan warna urine untuk memastikan asupan air untuk bayi pilek sudah lebih dari cukup.

3. Sedot Lendir

Bayi pilek akan mengalami kesulitan bernafas jika hidung tersumbat. Siasati dengan alat sedot ingus khusus bayi yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotik atau toko bayi. Pastikan alat dan tangan Anda sudah bersih serta gunakan alat tersebut dengan hati-hati sesuai aturan.

4. Cairan Saline

Mencuci hidung dengan cairan saline khusus bayi bisa dilakukan untuk mengencerkan lendir di hidung. Baringkan bayi lalu semprotkan cairan sesuai dosis yang dianjurkan (sekitar 2-3 tetes). Lendir akan mengalir keluar secara alami.

5. Atur Posisi Tidur

Saat bayi pilek, Anda boleh menaikkan posisi tidur pada bagian kepalanya, misalnya meletakkan gulungan handuk di bawah bantal. Ini akan membantu jalan pernafasan karena daya gravitasi akan menurunkan cairan ingus.

6. Minuman atau Sup Hangat

Jika bayi pilek sudah memasuki masa MPASI, sajikan sup ayam hangat karena nutrisi yang dikandungnya bisa mengatasi pilek pada bayi, sekaligus mengencerkan dahak dan jalan pernafasan.

7. Bantuan Alat Humidifier

Kadar kelembaban ruangan akan membantu mengatasi pilek pada bayi, termasuk batuk dan hidung tersumbat. Pastikan alat humidifier bersih dan jauh dari jangkauan bayi.

8. Beri Uap Alami

Jika hidung bayi pilek tersumbat, hangatkan kamar mandi dengan cara membuka air panas supaya suhu dan uap udara naik. Bawa bayi ke dalam kamar mandi selama 10-15 menit untuk menghangatkan dan menenangkannya. 

9. Jauhi dari Polutan

Polutan seperti asap rokok bisa memperparah iritasi pada hidung dan tenggorokan. Jauhi bayi dari kepulan asap rokok.

10. Banyak Istirahat

Tidur adalah kunci untuk imunitas tubuh yang kuat. Tidur yang cukup bisa membantu mengatasi pilek pada bayi, apalagi jika ditambah dengan dekapan hangat dari orang tua.

11. Mandikan dengan Busa

Memandikan bayi dengan busa dan air yang sedikit hangat dapat menjadi proses kompres sekaligus membuat bayi rileks. Hindari air dingin, es, atau alkohol saat mandi.

12. Menu Padat Gizi

Pastikan menu makanan bayi selalu bergizi seperti protein, sayur-sayuran, dan lemak baik. Jika bayi pilek masih dalam masa MPASI, ASI bisa menjadi senjata ampuh untuk mengatasi pilek pada bayi.

13. Madu

Jika anak sudah berusia lebih dari 1 tahun, madu bisa menjadi cara untuk meredakan batuk di malam hari. Studi menunjukkan kalau 1 sendok teh madu sebelum tidur bisa membuat anak tidur tanpa dirundung batuk. Pastikan anak sudah melewati usia 1 tahun untuk menghindari penyakit botulisme.

14. Hubungi Dokter

Pilek bayi tidak kunjung sembuh walau sudah mencoba cara-cara alami yang dianjurkan? Segera hubungi dokter jika bayi pilek berusia di bawah 3 tahun, demam di atas 37 celcius, rewel, dan tidak mau minum. Untuk anak balita, segera hubungi dokter bila ada keluhan sakit pada telinga, masalah pernafasan, batuk lebih dari 1 minggu, dahak lebih dari 10-14 hari, dan demam di atas 37 celcius selama 3 hari berturut-turut.

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-natural-cold-remedies

Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed