Puting Lecet Saat Menyusui, Coba 14 Cara Mengobatinya


Puting lecet saat menyusui merupakan kerap dialami ibu baru melahirkan. Beberapa cara mengobati puting yang lecet dapat dicoba untuk adalah dengan melakukan pelekatan yang tepat dan mengoleskan lidah buaya pada payudara yang sakit

(0)
02 May 2019|Maria Yuniar
Puting lecet saat menyusui terjadi akibat salah pelekatanPuting lecet saat menyusui bisa terjadi akibat posisi perlekatan bayi yang tidak tepat
Puting lecet adalah hal yang sering terjadi pada ibu menyusui. Jika mengetahui penyebabnya, kondisi luka pada puting bisa dicegah. Beberapa hal yang umumnya menyebabkan puting sakit saat menyusui adalah:
  • Pelekatan menyusui bayi tidak tepat
  • Iritasi akibat gesekan
  • Infeksi jamur
  • Proses adaptasi

Tips menyusui untuk mencegah puting lecet

Puting lecet saat menyusui tentunya akan mengganggu proses pemenuhan kebutuhan ASI. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan Anda, tapi juga Si Buah Hati. Untuk mencegah dan mengatasi puting lecet saat menyusui, berikut ini tips menyusui untuk mencegah puting lecet yang bisa Anda lakukan.

1. Periksa pelekatan menyusui bayi

Hindari puting lecet saat menyusui dengan pelekatan yang benar
Seorang ibu tentunya membutuhkan waktu dan latihan untuk bisa menguasai teknik menyusui dengan baik. Hal ini juga termasuk untuk memahami pelekatan menyusui bayi atau latch yang tepat.Pelekatan yang benar akan membuat bayi mengisap susu lebih banyak. Hal ini sekaligus mencegah puting sakit saat menyusui akibat lecet. Oleh karena itu, pastikan mulut bayi sudah menutupi bagian puting dengan menyeluruh.Apabila belum berhasil, ulangi dengan memasukkan puting kembali, saat mulut bayi terbuka lebar. Ketika masalah ini berlanjut, berdiskusilah dengan konsultan laktasi maupun bidan.

2. Pelajari cara melepaskan mulut bayi

Cara melepaskan mulut bayi setelah selesai memberi ASI juga penting untuk mencegah puting sakit saat menyusui. Pastikan isapan bayi sudah lepas sebelum Anda menarik puting.Masukkan jari Anda ke dalam mulut bayi untuk menghentikan isapan, lalu gendong kepala bayi menjauh dari payudara.

3. Atasi tongue tie bayi

Tongue tie sebabkan puting lecet saat menyusui
Tongue tie atau ankyloglossia adalah kelainan kongenital. Ini membuat lidah tidak leluasa bergerak. Kondisi ini disebabkan oleh frenulum, jaringan tipis di bagian bawah lidah tengah lidah yang terlalu pendek.Dokter bisa melakukan operasi ringan untuk mengatasi tongue tie yang kerap mengakibatkan puting lecet saat menyusui. Kondisi ni tentu mempersulit pemberian asupan ASI eksklusif pada bayi.

4. Sesuaikan posisi saat menyusui

Kenyamanan adalah kunci utama dalam keberhasilan menyusui. Cara menyusui yang nyaman mampu mencegah puting lecet saat menyusui.Kenyamanan ini melibatkan posisi menyusui dan cara memegang bayi yang tepat. Gunakan tips berikut ini untuk mendapatkan posisi yang pas.
  • Posisikan wajah bayi paralel pada payudara (horizontal atau vertikal).
  • Pastikan perut bayi menyentuh tubuh ibu.
  • Posisikan pinggul dan wajah bayi menghadap ibu.
  • Ganti posisi hingga nyaman dan mencegah puting lecet.
  • Gunakan bantal menyusui untuk membantu.
  • Dekap bayi dengan lembut ke bagian dada.

5. Kurangi pembengkakan payudara

Perah ASI agar terhindar dari puting sakit saat menyusui
Pembengkakan payudara terjadi saat suplai ASI memuncak. Hal ini terjadi karena kurangnya frekuensi menyusui. Selain itu, ibu masih berada pada tahap proses penyesuaian tubuh dengan kebutuhan bayi. Payudara yang bengkak akan terasa sakit, dan menyulitkan pelekatan bayi. Oleh karena itu, Anda disarankan mengeluarkan sebagian ASI dari payudara dan melakukan langkah-langkah mengobati payudara bengkak dan puting lecet saat menyusui berikut ini.
  • Kompres payudara dengan handuk hangat.
  • Gunakan pompa ASI untuk mengeluarkan ASI (simpan sesuai kebutuhan).
  • Pijat payudara dengan lembut saat mandi dengan air hangat, dan biarkan ASI mengucur.

6. Cegah infeksi jamur (oral thrush)

Oral thrush adalah infeksi jamur pada puting yang bisa ditularkan dari ibu ke anak saat proses menyusui berlangsung. Puting yang berwarna merah muda terang dan terasa sakit merupakan beberapa ciri-ciri thrush. Kondisi ini harus mendapat pengobatan dari dokter.Untuk mencegah infeksi jamur, keringkan payudara setiap selesai menyusui. Saat mandi, cucilah puting dengan sabun yang aman, kemudian bilas hingga bersih. Jika puting mengalami bocor ASI, gunakan breastpad agar puting tetap kering.

7. Gunakan pelembap puting

Oles minyak zaitun untuk atasi puting lecet saat menyusui
Puting sangat sensitif dan bisa retak akibat kering. Untuk mencegah puting lecet saat menyusui, gunakan produk pelembap puting yang aman untuk bayi beberapa waktu sebelum menyusui.Bersihkan puting sebelum mengoleskannya. Ibu juga dapat menggunakan bahan alami, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak almond.

8. Pilih pompa ASI yang tepat

Pastikan ukuran pompa ASI sudah tepat, untuk mencegah puting lecet atau iritasi. Mangkuk pompa ASI yang terlalu kecil berpotensi melukai puting. Selain itu, ukuran mangkuk yang tidak sesuai bisa membuat aktivitas memompa ASI menjadi tidak efektif.

9. Gunakan kompres dingin

Kompres es redakan sakit akibat puting lecet saat menyusui
Kompres dingin bisa membantu masalah puting sakit saat menyusui dengan cara mengurangi bengkak. Namun, jangan tempelkan kantong es secara langsung pada kulit. Anda disarankan untuk membalut kantong es dengan kain, sebelum mengompreskannya pada payudara, puting, maupun bagian bawah lengan. Kompres selama beberapa menit, dalam kurun waktu 1-2 jam, hingga bengkak mereda.

10. Gunakan kompres hangat

Selain kompres dingin, air hangat yang dicelupkan ke handuk mampu redakan puting payudara yang terasa nyeri. Mengusap kompres hangat ke payudara ibu pun juga mampu membersihkan daerah puting ibu. Hal ini mampu mencegah infeksi bakteri penyebab mastitis.

11. Cek pori puting

Pijat payudara agar redakan puting lecet saat menyusui
Pori puting yang tersumbat memiliki ciri-ciri luka berwarna putih kecil atau kuning, pada puting. Coba pijat dengan minyak zaitun atau gunakan teknik pijat ASI untuk membersihkan pori-pori puting. Jangan coba melakukan pengelupasan pori dengan jari.

12. Kenakan bra khusus menyusui

Pilih bra menyusui dengan bahan yang nyaman, untuk mencegah puting lecet saat menyusui. Hindari bra menyusui dengan kawat di bagian bawah payudara.

13. Berikan bayi mainan teething

Teething untuk bayi mampu kurangi puting lecet saat menyusui
Jika masih menyusui saat bayi sedang tumbuh gigi, berhati-hatilah supaya Si Kecil tidak menarik puting Anda hingga lecet atau luka. Berikan bayi mainan teething. Jika bayi menggigit dengan agresif, gunakan teknik melepaskan isapan bayi di atas.

14. Gunakan busa hidrogel

Anda juga bisa mengompres puting yang lecet dengan busa hidrogel. Sebelum melakukannya, dinginkan hidrogel tersebut di kulkas. Anda bisa memakainya berulang kali. Produk ini juga akan sangat membantu puting yang sudah luka atau berdarah.

Waspadai gejala mastitis

Puting lecet saat menyusui sebabkan gejala mastitis, demam
Ketika puting susu sakit saat menyusui, sebaiknya tidak menghentikan pengosongan ASI. Sebab, hal ini justru membuat saluran susu menyumbat dan menyebabkan radang payudara atau mastitis.Gejala mastitis meliputi:
  • Demam.
  • Payudara terasa hangat.
  • Payudara sakit atau bengkak.
  • Kulit memerah.
  • Kulit puting tampak retak atau pecah-pecah.
  • Muncul nanah.
  • Adanya sakit atau rasa terbakar saat menyusui.

Obat puting lecet saat menyusui alami

Inilah obat puting lecet yang bisa dipilih untuk mengatasi puting lecet saat menyusui:

1. Tetesan ASI

Tetesan ASI obati puting lecet saat menyusui
Saat menyusui, Anda bisa mencoba mengoleskan tetesan ASI ke puting yang nyeri. Hal ini Hal ini terbukti mampu menyembuhkan rasa sakit pada puting lecet saat menyusui. Berdasarkan riset yang terbit pada jurnal Nutrients, ASI bersifat antibakteri. Hal ini dikarenakan ASI mengandung komponen mikroba yang baik, yang berguna untuk menyembuhkan luka.Cara mengobati puting lecet saat menyusui dengan air susu adalah dengan memeras beberapa tetes air susu. Lalu, gosok dengan lembut ke puting yang sakit. Setelah itu, biarkan hingga kering. 

2. Lidah buaya

Lidah buaya sembuhkan puting lecet saat menyusui
Mengoleskan lidah buaya terbukti mengurangi payudara yang terasa nyeri saat menyusui. Sebab, menurut penelitian yang diterbitkan jurnal Iranian Journal of Medical Sciences, lidah buaya bersifat antiradang, antibakteri, antiseptik, dan mampu melindungi serta menyembuhkan luka.Lidah buaya juga mampu meregenerasi kulit. Sebab, tanaman ini mengandung glukomanan yang berguna untuk meningkatkan produksi kolagen. Oleh karena itu, kulit pun beregenerasi dengan cepat dan luka cepat sembuh.Perlu diingat, setelah mengoleskan lidah buaya ketika puting lecet saat menyusui, segera bersihkan sisa lidah buaya yang ada di payudara. Sebab, jika tertelan bayi, hal ini mampu menimbulkan diare.

3. Teh chamomile

Oleskan teh chamomile agar puting lecet saat menyusui sembuh
Menurut penelitian yang diterbitkan pada jurnal Molecular Medicine Reports, teh kamomil mampu mempercepat penyembuhan luka pada puting sakit saat menyusui.Sebab, teh chamomile mampu mengeringkan luka dengan cepat. Hal ini dikarenakan teh ini bersifat antimikroba yang mampu melawan infeksi mikroorganisme.

Catatan dari SehatQ

Puting lecet saat menyusui umum ditemukan pada ibu baru melahirkan. Biasanya, puting sakit saat menyusui diakibatkan beberapa hal, mulai dari pelekatan yang tidak tepat hingga infeksi jamur.Nyeri pada puting payudara ini sebenarnya juga merupakan indikasi jika ibu mengalami radang payudara atau mastitis.Luka pada puting normal dialami oleh ibu menyusui. Oleh karena itu, jangan sampai kondisi ini menjadi sebuah alasan untuk berhenti menyusui si Kecil. Sebab, puting lecet saat menyusui bisa diatasi dengan berbagai langkah di atas.Jika Anda mengalami puting susu sakit saat menyusui ataupun gejala mastitis, segera chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Jika Anda ingin melengkapi keperluan ibu menyusui, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
menyusuiputing lecetbayi & menyusuiibu menyusuimastitis
WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/breast-infection#1
Diakses pada Oktober 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/nipple-fissure
Diakses pada 4 Maret 2019
Nutrients. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6567207/.
Diakses pada 3 November 2020
Iranian Journal of Medical Sciences. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6330525/
Diakses pada 3 November 2020
Molecular Medicine Reports. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2995283/
Diakses pada 3 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait