11 Penyebab Munculnya Benjolan di Ketiak yang Mungkin Pernah Anda Alami

Penyebab benjolan di ketiak yaitu infeksi bakteri atau virus, limfoma, hingga pertumbuhan sel kanker
Ada banyak penyebab di balik benjolan di ketiak

Ketiak merupakan salah satu bagian tubuh yang lumayan jarang diperhatikan, apalagi untuk diperiksa secara berkala. Padahal, ada sejumlah masalah kesehatan yang bisa muncul dari bagian tersebut, salah satunya adalah benjolan.

Benjolan di ketiak dapat mengindikasikan suatu kondisi yang berbahaya ataupun tidak. Penyebab benjolan di ketiak pun banyak, tidak hanya satu atau dua saja. Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu penyebabnya.

Penyebab benjolan di ketiak

Benjolan di ketiak biasanya muncul akibat pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak. Perlu diketahui bahwa ada lebih dari 20 kelenjar getah bening yang ada di ketiak. Benjolan tersebut terjadi akibat pertumbuhan jaringan yang abnormal.

Benjolan dapat berukuran kecil atau besar. Sebagian benjolan dapat menandakan masalah yang serius dan sebagian lain mungkin tidak. Berikut adalah penjelasan di balik berbagai penyebab benjolan di ketiak:

  • Infeksi bakteri atau virus

Benjolan di ketiak dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Ketika Anda mencabut atau mencukur bulu ketiak, bakteri dapat masuk ke folikel rambut ketiak hingga menumpuk bersama kulit mati sehingga menimbulkan benjolan kecil di ketiak berupa bisul yang mungkin berisi nanah.

Selain itu, infeksi virus, seperti herpes zoster, cacar air, mononukleosis, dan HIV juga mampu menyebabkan benjolan di ketiak.

  • Lipoma

Benjolan di ketiak juga dapat disebabkan oleh lipoma. Lipoma merupakan pertumbuhan jaringan lemak yang berkembang di bawah kulit. Jaringan ini biasanya bersifat jinak, serta dapat terjadi pada segala usia. Namun, penyebabnya belum diketahui secara pasti.

  • Fibroadenoma

Fibroadenoma merupakan tumor payudara jinak yang biasanya bersifat nonkanker. Tumor ini dapat menyebabkan munculnya benjolan di payudara atau sekitar ketiak. Benjolan fibroadenoma memiliki ukuran yang bervariasi, tidak terasa sakit, dan dapat bergerak dengan mudah.  

  • Hidradenitis suppurativa

Hidradenitis suppurativa bisa menyebabkan munculnya benjolan kemerahan di ketiak. Kondisi ini dapat disebabkan oleh tersumbatnya folikel rambut ketiak yang terjadi dalam waktu yang panjang. Seiring waktu, hidradenitis suppurativa dapat berubah menjadi abses (kantung nanah), dan jaringan parut.

  • Reaksi alergi

Reaksi alergi terhadap penisilin atau yodium juga menimbulkan benjolan di ketiak. Jika Anda alergi terhadap obat atau makanan tertentu, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter sebelum mengonsumsinya agar terhindar dari alergi.

  • Reaksi negatif terhadap vaksinasi

Benjolan di ketiak bisa saja muncul akibat reaksi negatif terhadap vaksinasi, seperti vaksin cacar, tipes, serta MMR (campak, gondong, dan rubella). Bila setelah melakukan vaksinasi timbul reaksi negatif, segera periksakan diri Anda ke dokter.

  • Infeksi jamur

Infeksi jamur bisa memicu pertumbuhan benjolan di ketiak. Jamur dapat tumbuh dengan baik pada kulit yang hangat dan lembap sehingga senang menempati ketiak. Ketika kulit ketiak teriritasi, maka dapat memicu timbulnya benjolan.

  • Kanker payudara

Ada kemungkinan benjolan di ketiak disebabkan oleh kanker payudara yang telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitar ketiak. Kondisi ini biasanya disertai pula dengan pembengkakan dan rasa nyeri. Kanker payudara merupakan kondisi yang sangat serius, jadi harus segera mendapat perawatan medis.

  • Limfoma

Limfoma adalah kanker pada sistem limfatik atau getah bening. Cairan getah bening mengandung sel darah putih yang memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Limfoma biasanya memengaruhi jenis sel darah putih yang disebut dengan limfosit.

Sel darah tersebut berfungsi untuk membantu melawan penyakit di tubuh. Limfoma mampu menyebabkan munculnya benjolan di ketiak ataupun anggota tubuh lainnya.

  • Leukemia

Leukemia kadang menyebabkan pembengkakan dan memicu kemunculan benjolan di kelenjar getah bening, terutama ketiak dan leher. Secara umum, leukemia mengacu pada kanker sel darah putih.

Sel darah putih melindungi tubuh dari bakteri, virus, jamur, sel-sel abnormal, dan zat asing lainnya. Sebagian besar sel darah putih diproduksi di sumsum tulang, namun dapat pula di kelenjar getah bening.

  • Lupus

Lupus merupakan penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menjadi hiperaktif dan menyerang jaringan yang normal. Lupus bisa menimbulkan peradangan, pembengkakan, dan kerusakan pada kulit, ginjal, darah, jantung, serta paru-paru.

Terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening dapat membuat munculnya benjolan di ketiak.

Cara menghilangkan benjolan di ketiak

Jika benjolan di ketiak memiliki ukuran yang sama (tidak bertambah besar), dan tetap di tempat yang sama, maka benjolan tersebut biasanya tidaklah berbahaya. Benjolan yang berbahaya memiliki ukuran yang semakin besar atau menghasilkan benjolan lain.

Benjolan yang berbahaya, seperti kanker, biasanya terasa keras. Sementara, benjolan yang tidak berbahaya terasa lunak dan mudah digerakan.

Namun, untuk memastikan bahaya atau tidaknya benjolan di ketiak, tentu Anda harus memeriksakannya ke dokter. Dokter akan melakukan diagnosis untuk menentukan penyebab, dan perawatan yang dapat dilakukan untuk menghilangkan benjolan tersebut.

Jika benjolan tidak memerlukan perawatan khusus, maka dokter akan memantaunya dan meminta Anda untuk melaporkan perubahan yang terjadi. Selain itu, dokter juga akan merekomendasikan pengobatan rumahan yang dapat Anda lakukan, di antaranya mengompres dengan air hangat, menggunakan krim khusus, dan mengonsumsi obat pereda nyeri, misalnya ibuprofen.

Antibiotik juga mungkin diperlukan untuk mengatasi infeksi. Benjolan biasanya akan mengecil atau berkurang. Jika tidak kunjung hilang atau semakin memburuk, maka akan dilakukan prosedur operasi. Sementara untuk kasus kanker, diperlukan perawatan khusus dalam pengobatannya, seperti kemoterapi atau terapi radiasi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/armpit-lump#treatment
Diakses pada 03 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/boils-under-arm
Diakses pada 03 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/leukemia#symptoms
Diakses pada 03 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/lymphoma#symptoms
Diakses pada 03 September 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/skin/lumps
Diakses pada 03 September 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317047.php
Diakses pada 03 September 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323653.php
Diakses pada 03 September 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/146136.php
Diakses pada 03 September 2019

WebMD. https://www.webmd.com/pain-management/picture-of-the-armpit#1
Diakses pada 03 September 2019

Web MD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/hidradenitis-suppurativa#1
Diakses pada 03 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed