Inilah Jenis-jenis Sayuran untuk Ibu Hamil yang Aman Dikonsumsi


Sayuran untuk ibu hamil perlu diperhatikan agar nutrisi ibu dan bayi dapat terpenuhi. Jangan sembarangan, tidak semua jenis sayuran dapat dikonsumsi ibu hamil.

(0)
02 May 2019|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sayuran untuk ibu hamil yang aman dikonsumsiBrokoli menjadi salah satu sayuran untuk ibu hamil yang direkomendasikan
Ibu hamil membutuhkan asupan makanan padat nutrisi, supaya bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.Salah satu jenis makanan yang kaya akan nutrisi adalah sayuran. Masalahnya, tak semua jenis sayuran aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Simak pembahasan lengkap terkait sayuran untuk ibu hamil berikut ini, supaya tak salah pilih.[[artikel-terkait]]

Pentingnya Sayuran untuk Ibu Hamil

Selama kehamilan, penting untuk mempertahankan pola makan sehat. Makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan komplikasi bagi ibu dan pertumbuhan bayi. Diet sehat kaya sayuran dapat membantu menghindari komplikasi, seperti diabetes gestasional dan defisiensi nutrisi, karena kaya akan vitamin seperti beta karoten, vitamin C, dan asam folat. Sayuran juga membantu bayi mengembangkan berat badan lahir yang sehat, mengurangi risiko anemia, mengontrol tekanan darah, dan menjaga berat badan ibu tetap sehat.

Jenis Sayuran untuk Ibu Hamil

Pada dasarnya semua jenis sayuran mengandung zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil. Namun, 11 jenis sayuran ini paling direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu hamil.

1. Ubi Jalar

Ubi jalar merupakan sumber vitamin A, B, C. Ditambah lagi, sayuran untuk ibu hamil ini mengandung beta karoten, yang dapat diubah menjadi vitamin A saat ia masuk ke dalam tubuh.Vitamin A sangatlah penting untuk perkembangan sel tubuh janin.

2. Asparagus

Jenis sayuran ini kaya akan vitamin A, B, E, K.

3. Bit

Bit kaya akan vitamin dan serat. Beetroots juga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

4. Brokoli

Brokoli termasuk jenis sayuran untuk ibu hamil dengan kandungan kalsium, vitamin C, K, dan folat yang sangat tinggi. Zat-zat tersebut terbukti bermanfaat untuk mengurangi konstipasi.

5. Selada

Selada kaya akan vitamin A dan C.

6. Kacang hijau

Kacang hijau kaya akan vitamin C, K, dan serat.

7. Sayuran berwarna hijau gelap

Sayuran berwarna hijau gelap umumnya kaya akan serat, karotenoid, dan folat. Ditambah lagi, berbagai sayuran untuk ibu hamil ini dapat mencegah sembelit yang sering dirasakan oleh bumil. Sebab, sayuran berdaun hijau sangat kaya akan serat!

8. Peterseli

Selain tinggi protein, peterseli juga kaya akan vitamin E dan riboflavin.

9. Paprika merah

Paprika merah mengandung vitamin C yang baik dikonsumsi selama trimester pertama kehamilan. Paprika merah memiliki kandungan vitamin C yang dua kali lebih banyak dibandingkan paprika hijau, dan tiga kali lebih banyak dari paprika oranye.

10. Tomat

Tomat kaya vitamin C, K, dan biotin.

11. Daun bawang

Daun bawang setara dengan satu tablet multivitamin dengan mineral. Daun bawang merupakan sumber kalsium, seperti halnya susu, yang penting bagi perkembangan tulang bayi. Selain itu, kalsium bisa membantu ibu hamil mengurangi insomnia serta nyeri pada kaki.Sayuran di atas mengandung zat yang sangat baik untuk ibu hamil. Namun, tetap ada batasan jumlah konsumsinya.

Jumlah Konsumsi Sayuran untuk Ibu Hamil

Ibu hamil kerap merasa lapar, karena harus memasok nutrisi ke janin yang tumbuh cepat. Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil, secara berkali-kali sangat dianjurkan untuk membantu meringankan masalah pencernaan sebagai gejala umum kehamilan. Sayuran merupakan sumber energi, vitamin, mineral, dan serat terbaik. Sebagai catatan, hindari mengonsumisi sayuran dalam kemasan kaleng, karena mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi pertumbuhan bayi. Sebaliknya, sayuran organik sangat dianjurkan, karena tidak terkontaminasi pestisida.Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi sekitar 2,5-3 mangkuk (sekitar 500 gram) sayuran setiap hari. Sayuran dapat dikonsumsi mentah maupun direbus. Dengan catatan, ketika Anda ingin mengonsumsi sayuran mentah, pastikan untuk mencucinya dengan air mengalir hingga benar-benar bersih. Pasalnya, beberapa jenis bakteri dapat hinggap dan bersarang pada sayuran mentah.Selain mengonsumsi makanan sehat, penting juga bagi ibu hamil untuk berolahraga dan istirahat cukup.

Cara aman mengolah sayuran untuk ibu hamil

Sayuran yang baik dikonsumsi ibu hamil seharusnya juga melewati proses pengolahan yang baik. Berikut cara mengolah sayuran yang baik untuk ibu hamil.
  • Pilihlah sayuran yang tidak memiliki kecacatan atau kerusakan dan dalam kondisi baik.
  • Jika ingin membeli produk yang telah dipotong, pastikan produk terbungkus rapat dan diletakkan di area dingin yang dikelilingi es batu.
  • Simpan sayuran terpisah dengan daging dan seafood.
  • Jaga kualitas produk dengan menyimpannya di kulkas dengan kondisi bersih dan rapih serta tidak tercampur produk lain.
  • Gunakan peralatan memasak berbeda untuk memotong sayur dan daging.
  • Selalu cuci sayuran hingga bersih dengan menggunakan air mengalir dan keringkan dengan kain bersih.
Itulah sayuran untuk ibu hamil yang bagus dikonsumsi tidak hanya bermanfaat bagi ibu tetapi juga untuk janin. Ketika hamil, sebaiknya selalu perhatikan asupan makanan dan gizi agar tetap sehat dan seimbang.
nutrisi ibu hamilmenjaga kehamilanhamilkehamilantrimester pertama kehamilan
Parenting. https://parenting.firstcry.com/articles/eating-raw-vegetables-during-pregnancy-is-it-safe/
Diakses pada November 2018
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/my-body/nutrition/15-pregnancy-power-foods1/
Diakses pada 27 Februari 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-foods-to-avoid-during-pregnancy#11.-Processed-Junk-Foods Diakses 3 Juni 2020Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/13-foods-to-eat-when-pregnant#takeaway
Diakses pada 25 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait