10 Tips Penting untuk Meningkatkan Kualitas Hidup pada Lansia

Menjaga kesehatan lansia dapat dilakukan dengan tetap aktif dan makan sehat
Bahagia dan bergaul dengan orang lain dapat menjadi kunci untuk menjaga kesehatan lansia

Berdasarkan data sensus ekonomi nasional dari Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2017, jumlah lansia mencapai 23,4 juta jiwa atau sekitar 8,97% dari total penduduk Indonesia. Angka tersebut diprediksi akan meningkat menjadi 33,7 juta jiwa atau sekitar 11,8% dari total penduduk Indonesia pada tahun 2025.

Meningkatnya jumlah lansia tersebut tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas hidup mereka, supaya mereka bisa menjalani hidup dengan lebih tenang di masa senjanya. Salah satu bentuk peningkatan kualitas hidup adalah kesehatan fisik maupun mental yang terjaga. Mengingat semakin tua seseorang, semakin rentan pula tubuh mereka terhadap sejumlah penyakit tertentu.

Bagaimana cara untuk menjaga kesehatan di usia senja? Mari simak 10 tips penting untuk menjaga kesehatan lansia di sini:

1. Berhenti Merokok

Ini adalah langkah yang paling penting untuk menjaga kesehatan dan melawan penuaan. Merokok bisa menyebabkan beragam penyakit, seperti kanker, stroke, dan gagal jantung.

Merokok juga bisa menimbulkan disfungsi ereksi dan keriput karena rusaknya elastisitas kulit. Sudah ada banyak cara dan strategi untuk berhenti merokok, dan para lansia harus berupaya untuk menjaga kesehatan dengan menghindari rokok.

2. Tetap Aktif

Lakukan rutinitas yang bisa membuat lansia aktif setiap hari. Prioritaskan aktivitas sesuai hobi sekaligus dapat menjaga kekuatan tubuh, keseimbangan, fleksibilitas, dan menunjang kesehatan kardiovaskular.

Aktivitas fisik bisa membantu dalam menjaga berat badan, mencegah penyakit, mendapatkan tidur yang berkualitas, mengurangi stres, memperkecil kemungkinan jatuh, dan menjaga penampilan serta merasa sehat.

3. Makan Sehat

Jika dikombinasikan dengan aktivitas olahraga, menu makanan sehat dalam porsi yang tepat bisa menjaga kesehatan lansia. Banyak penyakit, seperti penyakit jantung, obesitas, darah tinggi, diabetes tipe 2, dan pengeroposan tulang, yang bisa dicegah atau dikendalikan dengan diet yang tepat dan olahraga.

Di samping itu, mencukupi kebutuhan gizi dan vitamin juga penting. Misalnya, kalsium dan suplemen vitamin D yang berguna dalam mencegah osteoporosis pada wanita.

4. Jaga Berat Badan Ideal

Kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan darah tinggi. Gunakan panduan Body Mass Index (BMI) untuk mengukur berat badan yang ideal dan sehat bagi Anda.

Upayakan agar berat badan tetap ideal dengan cara menjaga asupan makanan dan tetap aktif. Ganti  minuman manis dengan air putih yang bebas kalori.

5. Cegah Jatuh

Lansia rentan terjatuh karena pengaruh proses penuaan. Cegah potensi terjatuh dan terluka dengan menyingkirkan karpet yang licin, kabel, dan tumpukan benda lain dari tempat yang biasa mereka gunakan untuk berlalu-lalang.

Nyalakan atau gunakan lampu saat harus berjalan pada waktu malam, baik di dalam maupun di luar rumah. Orang yang tidak memakai alas kaki juga lebih sering terjatuh. Jadi, pilih sepatu yang menunjang aktivitas demi mencegah risiko terjatuh.

6. Rutin Vaksin dan Check-up Kesehatan

Terdapat banyak pemeriksaan kesehatan yang sebaiknya dijalani oleh para lansia. Contohnya, wanita yang harus melakukan pemeriksaan mamografi guna mendeteksi kanker payudara ketika memasuki usia 50 tahun atau lansia pria yang dianjurkan untuk mengecek kesehatan prostat mereka. Selain itu, vaksinasi untuk lansia juga harus dijadwalkan secara rutin.

7. Cegah Kanker Kulit

Seiring penuaan, kulit manusia akan semakin tipis, kering, dan kurang elastis. Keriput yang muncul, beserta luka atau memar, akan menjadi lebih sulit hilang. Pastikan lansia sudah melindungi kesehatan kulit dari paparan sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit.

8. Rutin Periksa Gigi, Mata, dan Pendengaran

Gigi dan gusi bisa bertahan sepanjang hidup jika Anda merawatnya dengan benar. Cara merawatnya antara lain adalah dengan rajin menggosok gigi, menggunakan benang gigi (dental floss), dan pemeriksaan rutin.

Menginjak usia 50 tahun, banyak orang yang mulai mengeluhkan penurunan pada penglihatannya, seperti kesulitan membaca huruf yang kecil dan daya fokus jarak dekat. Masalah mata yang umum pada lansia bisa mengakibatkan katarak dan glaukoma. Selain itu, pendengaran juga kian berkurang akibat paparan suara keras.

9. Jauhi Stres

Coba olahraga dan teknik relaksasi, seperti meditasi atau yoga, untuk menghilangkan stres. Bergaul dan bersosialisasi juga bisa menjadi cara untuk menghindari stres yang berpengaruh terhadap kesehatan mental. Demikian pula dengan berpikir positif.

10. Tak Perlu Hindari Hubungan Intim

Bagi lansia, usia bukan halangan untuk menikmati hubungan seks yang sehat dan penuh keintiman. Jika dibutuhkan, Anda boleh mencoba untuk mencari cara agar dapat tetap aktif secara seksual dengan pasangan, misalnya dengan berkonsultasi kepada dokter.

Parent Giving. https://www.parentgiving.com/elder-care/10-essential-health-tips-for-seniors/
Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed