Kualitas tidur si bayi akan mempengaruhi mood dan kesehatannya jadi lebih baik
Kualitas tidur bayi sangat menentukan perkembangan kesehatannya

Menidurkan bayi merupakan salah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan. Jika bayi sulit tidur, maka kualitas tidur mereka juga akan terganggu. Ada beberapa tips penting yang wajib Anda ketahui supaya kualitas tidur si bayi semakin baik, mood si kecil semakin riang dan kesehatannya semakin terjamin. Simak 10 rahasia agar bayi tidur lebih pulas berikut ini:

1. Perhatikan Tanda-Tanda Ngantuk

Pertanda ngantuk seperti menguap biasanya menjadi isyarat agar orang tua mulai menidurkan bayi. Tetapi, ada beberapa tanda-tanda ngantuk lain yang bisa diperhatikan, seperti menggosok mata, menangis, hingga rewel. Jangan tunggu hingga bayi kelelahan, pertahankan rutinitas tidur serta perhatikan tanda-tanda ngantuk tersebut.

2. Jangan Membangunkan Bayi

Si kecil tertidur di sofa atau kursi mobil? Usahakan untuk tidak membangunkan bayi dan tidak mengambil resiko membangunkannya dengan mengganti posisi. Pastikan posisi tidur nyaman dan aman untuk tidur siang sejenak, atau baringkan bayi jika Anda yakin tidak mengganggunya.

3. Jam Tidur Cukup

Bayi tidur dalam akumulasi waktu yang cukup lama, hingga 16 jam per hari sesuai perkembangan usianya. Pada sekitar usia 6 bulan, bayi umumnya mulai bisa tidur pulas semalaman tanpa harus disusui. Jangan cemas jika si kecil masih butuh susu malam, karena tiap anak memang memiliki pola tidur yang berbeda-beda.

4. Hindari Power Nap

Power nap atau istilah akrabnya ‘tidur-tidur ayam’ bisa mengacaukan pola bayi tidur secara keseluruhan. Jangan memaksakan anak power nap selama beberapa kali dalam sehari untuk menyesuaikan dengan jadwal orang dewasa, tetapi prioritaskan rutinitas tidur yang teratur setiap harinya.

5. Kebiasaan Susu

Susu sering menjadi pengantar tidur untuk anak bayi, tetapi kegiatan ini akan menjadi sebuah kebiasaan sehingga mereka hanya bisa tertidur setelah diberi susu. Kuncinya adalah memberikan jeda setelah sesi menyusui, misalnya bermain sebentar atau membaca, sebelum memasuki waktu tidur.

6. Tidur Siang Panjang

Durasi waktu tidur siang yang ideal adalah antara 1-2 jam setiap harinya. Usahakan untuk menggabungkan waktu tidur siang yang terpisah menjadi 1 sesi tidur siang yang pulas dan berkualitas.

7. Rutinitas

Bentuk rutinitas bayi tidur sejak dini dengan cara:

  • Tidur siang pada waktu yang sama
  • Menghindari tidur saat hari menjelang sore
  • Menidurkan di ruang/tempat tidur yang sama, supaya terbentuk mindset lokasi istirahat.

8. Hindari Pengawasan Ketat

Wajar jika orangtua ingin mengawasi anak sekalipun saat tidur. Jika bayi merasa gelisah, bersin, cegukan, menangis kecil, dan sebagainya, orangtua tidak dianjurkan untuk langsung menghampirinya. Awasi dari jauh sejenak sebelum mendatangi dan memastikan kondisinya.

9. Baringkan Sebelum Tertidur

Biasakan membaringkan bayi sebelum dirinya tertidur, idealnya saat dia mulai merasa ngantuk. Dengan demikian, bayi tidak akan terbiasa tertidur sambil digendong dan bisa belajar untuk tertidur sendiri, termasuk juga jika terbangun saat malam hari.

10. Prioritaskan Keamanan

Pastikan bayi tidur di tempat yang aman dan terjamin keselamatannya. Hindari meletakkan bayi di sofa, ranjang orang dewasa, atau lantai. Hindari juga dekorasi yang berlebihan di sekitar tempat tidur bayi untuk mencegah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Usahakan agar tempat tidur bayi tidak berbagi dengan anak lain ataupun hewan peliharaan.

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-naps
Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed