10 Tips Olahraga untuk Pemula yang Mudah Diikuti

Tips olahraga untuk pemula agar terhindar dari cedera
Menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup, merupakan hal baik yang harus dimulai sejak dini.

Menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat merupakan hal baik yang harus dimulai sejak dini. Sayangnya, tidak sedikit orang yang kurang memahami tata cara dan persiapan sebuah latihan agar efektif dan aman untuk dilakukan.

Itulah mengapa melakukan persiapan olahraga sangat penting agar hasil dari latihan dapat optimal dan mengurangi risiko cidera. Berikut adalah tips olahraga untuk pemula yang harus dipersiapkan.

1. Perhatikan Langkah Awal dan Konsistensi

Untuk memulai hidup sehat, para pemula biasanya cenderung membutuhkan motivasi lebih agar dapat melakukan langkah awal dan menjaganya tetap konsisten. Jangan terlalu berlebihan untuk latihan di awal, fokuslah pada mendisiplinkan diri.  

2. Keluarlah dari Zona Nyaman

Setelah Anda mulai terbiasa dengan pola latihan yang rutin dan konsisten, Anda akan mulai merasa nyaman dengan tingkat aktivitas tersebut. Saat itu mulai terasa, cobalah untuk keluar dari zona nyaman. Tantang dirimu untuk melakukan hal lebih, misalnya jika Anda terbiasa dengan lari selama 30 menit, tambah menjadi 45 menit atau 1 jam.

3. Jangan Terlalu Jauh Menentukan Target

Anda mungkin memiliki tujuan tertentu saat memulai sebuah latihan. Hal ini baik untuk menjadi motivasi dan target dalam tiap olahraga yang Anda lakukan. Namun, ketahui kapasitas dan kemampuan tubuh. Jangan terlalu jauh menentukan target. Sebaliknya, buatlah target-target kecil yang dapat Anda rasakan tiap prosesnya sedikit demi sedikit.

4. Lakukan Kreasi dalam Jenis Olahraga Berbeda

Tidak jarang seseorang merasa bosan dengan aktivitas dan latihan yang terlalu monoton. Itulah sebabnya, perbanyaklah informasi mengenai kreasi dan inovasi jenis olahraga yang bisa Anda coba. Perbanyaklah mencari referensi dan tutorial dalam latihan sehingga segala aktivitas yang Anda lakukan dapat lebih beragam.

Cara ini juga penting untuk mengoptimalkan latihan pada seluruh bagian otot tubuh. Sebagai contoh, Anda dapat mencoba latihan interval dengan beragam rute, atau mencari jenis olahraga untuk melatih kardio yang lain seperti berenang, indoor cycling, dan kickboxing.

5. Rutin Berkonsultasi pada Dokter

Jika Anda tidak terbiasa berolahraga, ada baiknya untuk melakukan konsultasi pada dokter sebelum memulai latihan. Hal ini penting untuk memastikan tubuhmu memang dalam kondisi yang optimal untuk melakukan aktivitas latihan yang intensif. Konsultasikan juga olahraga yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tubuh pada dokter.

6. Perhatikan Asupan Nutrisi

Latihan akan membakar banyak kalori dan mengoptimalkan metabolisme tubuh. Jadi, jangan lewatkan asupan makanan bergizi dengan pola yang teratur. Perhatikan asupan karbohidrat ringan seperti jus, buah, atau yogurt sebagai pasokan energi dalam latihan.

Karbohidrat dapat berperan sebagai bahan bakar yang diperlukan tubuh untuk berolahraga. Nutrisi lain yang penting dipenuhi adalah protein. Protein akan membantu memperbaiki kerusakan jaringan otot dan membantu menaikkan massa otot.

7. Persiapkan Tubuh untuk Berolahraga

Untuk Anda para pemula yang sedang fokus pada aktivitas latihan ringan dan menengah, jangan pernah sepelekan asupan air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Tubuh yang dehidrasi dapat berdampak pada kram otot hingga beragam risiko kesehatan lain. 

Minum air dan makan kudapan ringan sebelum berolahraga juga disarankan sebagai bentuk persiapan tubuh untuk menghadapi aktivitas fisik yang akan dijalani. Anda disarankan untuk melakukannya satu atau dua jam sebelum berolaraga.

8. Latihan Kekuatan

Kekuatan menjadi kunci penting dalam berolahraga. Otot yang kuat akan lebih banyak membakar kalori, mencegah cidera, dan menguatkan struktur tulang. Jadi, jangan lewatkan berolahraga dengan alat berat atau setidaknya push up di sela-sela aktivitas latihan Anda.

9. Pilih Pakaian Olahraga yang Tepat

Saat berolahraga, Anda membutuhkan pakaian olahraga dan sepatu yang tepat. Ini bukan tentang bagaimana berpenampilan menarik saat olahraga, melainkan demi kenyamanan dan efektivitas dalam latihan. Pastikan selalu mencari referensi dan anjuran mengenai pakaian olahraga yang harus dikenakan saat berolahraga sesuai dengan latihan yang Anda lakukan.

10. Pelajari Gerakan yang Benar

Setiap latihan memiliki tata cara dan aturan yang benar. Jika latihan dilakukan dengan gerakan yang salah, tentu hasil akhir dari latihan tidak akan didapatkan dengan optimal.  Itulah sebabnya, sebagai seorang pemula, Anda harus mencari referensi dan tutorial untuk mengetahui teknik gerakan yang benar pada latihan yang Anda akan lakukan.

Memulai gaya hidup sehat memang tidak mudah. Namun, apabila dilakukan dengan perlahan dan konsisten, olahraga untuk pemula bisa menjadi awal bagi Anda untuk memiliki tubuh yang lebih sehat dan bugar.

WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/ss/slideshow-fitness-beginners
Diakses pada Oktober 2018

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/anatomy-of-a-workout-1230932
Diakses pada 26 Februari 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/how-to-start-exercising#section6
Diakses pada 26 Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed