Hindari Kebiasaan Kecil yang Menganggu Kualitas Hubungan Seks Ini

Agar hubungan seks senantiasa berkualitas, hindari kebiasaan merokok, begadang, atau terlalu sibuk bekerja
Agar hubungan seks senantiasa berkualitas, hindari kebiasaan merokok, begadang, atau terlalu sibuk bekerja

Sains sudah membuktikan, hubungan seks yang bergairah dapat menjadi kunci dalam kehidupan pernikahan. Setelah berhubungan seks, akan muncul suatu afterglow atau kepuasan pascabercinta, yang dapat berlangsung hingga dua hari. Afterglow tersebut, menurut ahli, dapat memberikan kepuasan dalam hubungan pernikahan.

Namun ada kalanya kehidupan seks tidak berkualitas, yang dapat menjadi api dalam sekam, jika Anda dan pasangan membiarkannya. Kehidupan seks yang menurun tersebut, bisa dipicu oleh beberapa kebiasaan, yang mungkin terlihat sepele.

Beberapa kebiasaan kecil yang mengganggu kualitas hubungan seks

Ada beberapa kondisi yang menjadi indikator gangguan dalam kehidupan seks, seperti gairah atau libido yang rendah, fisik yang terlalu lelah, hingga gangguan seksual berupa ejakulasi dini dan impotensi. Kondisi-kondisi di atas, bisa dipicu oleh kebiasaan yang mungkin dekat dengan Anda.

Berikut ini kebiasaan yang terlihat sepele, namun dapat mengganggu kualitas hubungan seks Anda dan pasangan.

  • Terlalu banyak mengonsumsi garam

Garam memang dibutuhkan untuk kinerja tubuh. Walau begitu, mengonsumsinya secara berlebihan juga dapat mengganggu kesehatan, termasuk kehidupan seksual Anda. Konsumsi garam yang terlalu banyak, dapat memicu tekanan darah tinggi, yang berujung pada penurunan hasrat seksual.

Anda disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan siap saji dalam kemasan, karena sering mengandung banyak garam. Sebagai alternatif, Anda bisa menambahkan rempah-rempah, jika membutuhkan penyedap makanan.

  • Tidak melakukan pemanasan sebelum hubungan seks (foreplay)

Pemanasan atau foreplay, sesaat sebelum melakukan hubungan, dapat meningkatkan kualitas seksual Anda. Foreplay dapat merangsang respons fisik maupun psikologis, yang membuat seks menjadi lebih dapat dinikmati.

Dalam sebuah survei yang melibatkan 8.700 responden, wanita dan pria yang melakukan foreplay, dapat merasakan seks yang tahan lama.

  • Terlalu sibuk bekerja

Anda mungkin terlalu lelah untuk bercinta dengan pasangan, setelah seharian bekerja. Walau begitu, keintiman dalam hubungan pernikahan tetap menjadi prioritas, sesibuk apapun pekerjaan Anda.

Sebagai tips yang bisa dilakukan, Anda bisa membuat jadwal hubungan seks dengan pasangan. Usahakan untuk berkomitmen dengan jadwal tersebut.

  • Gaya seks yang monoton

Kehidupan seksual yang monoton, bisa disebabkan oleh gaya seks yang tidak bervariasi. Anda boleh mencoba beberapa pilihan gaya bercinta lain, yang dikombinasikan dengan pijat. Anda juga bisa mencoba melakukan hubungan seks selain di rumah, seperti di hotel sembari staycation.

  • Tidak percaya diri

Ketidakpercayaan diri terhadap tubuh, dapat menyebabkan penurunan hasrat seksual. Pemicu ketidakpercayaan diri tersebut, bisa berupa citra tubuh negatif, dan pesan-pesan negatif yang Anda sampaikan pada diri sendiri.

Cobalah fokus pada hal-hal yang Anda suka dari tubuh Anda. Selain itu, habiskan waktu bersama orang-orang yang bisa melihat hal positif dari diri Anda, bukan dengan mereka yang gemar melakukan body shaming.

Apabila ketidakpercayaan diri semakin memburuk, tidak ada salahnya Anda untuk mencari bantuan psikolog atau konselor. Pada kasus yang lebih kompleks, berkonsultasi dengan psikiater akan membantu.

  • Kurang beristirahat

Kebiasaan begadang sehingga kurang tidur, dapat menganggu kualitas hubungan seks Anda dengan pasangan. Sebab, kurang tidur dapat menurunkan gairah seksual.

Pastikan Anda selalu memenuhi jam tidur yang cukup untuk orang dewasa, yakni 6-8 jam, setiap harinya.

  • Merokok

Kebiasaan merokok sama sekali tidak memberikan efek positif untuk tubuh Anda. Rokok dapat merusak paru-paru, jantung, hingga menghambat aliran darah. Terhambatnya alirah darah tersebut, dapat menimbulkan penurunan gairah seksual akibat bahan kimia yang terkandung dalam rokok.

  • Mengonsumsi alkohol dengan berlebihan

Satu gelas wine atau bir mungkin dapat membantu Anda lebih rileks, bahkan mungkin meningkatkan mood. Hanya saja, konsumsi alkohol yang melebihi rekomendasi tersebut dapat mengganggu kehidupan seks Anda.

Jika berlebihan dalam mengonsumsi alkohol, Anda lebih mungkin untuk mengalami disfungsi ereksi (lemah syahwat) sementara, maupun permanen. Begitu juga dengan risiko ejakulasi dini dan gairah seksual yang rendah.

[[artikel-terkait]]

Walau terlihat kecil, kebiasaan di atas bisa berdampak besar

Beberapa kebiasaan di atas mungkin terlihat kecil bagu Anda, namun bisa berdampak besar terhadap kebahagiaan hubungan pernikahan. Beberapa kebiasaan juga tidak hanya berpengaruh terhadap kehidupan seks Anda, melainkan kesehatan secara umum. Misalnya, kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, dan kurang beristirahat.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/erectile-dysfunction/why-boozing-can-be-bad-for-your-sex-life.aspx

Diakses pada 10 September 2019

 

Healthline. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/foreplay-sex

Diakses pada 10 September 2019

 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/316593.php

Diakses pada 10 September 2019

 

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/low-sex-drive-in-women/symptoms-causes/syc-20374554

Diakses pada 10 September 2019

 

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/sexless-marriages-2303254

Diakses pada 10 September 2019

 

Web MD. https://www.webmd.com/sex-relationships/ss/slideshow-habits-hurt-sex-life

Diakses pada 10 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed